Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH kepala baru Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan dua sosok kunci yang membentuk karakter dan filosofinya dalam memimpin tim: kakeknya dan manajer legendaris Inggris, Sir Bobby Robson. Hal ini disampaikan Herdman dalam wawancara eksklusif melalui kanal YouTube resmi Timnas Indonesia.
Bagi Herdman, inspirasi pertama datang dari lingkungan keluarga, tepatnya dari sang kakek. Latar belakang kakeknya sebagai mantan tentara dan petinju profesional menanamkan nilai kedisiplinan yang sangat kuat sejak ia kecil.
"Saya pikir dalam hidup Anda memiliki banyak inspirasi. Kakek saya adalah inspirasi besar, beliau sekarang adalah petinju profesional dan Anda tahu, juga eks tentara. Beliau sangat disiplin dan orang yang hebat," ujar Herdman.
Selain faktor keluarga, Herdman mengaku sangat mengagumi Sir Bobby Robson. Bagi pria asal Inggris ini, Robson bukan sekadar pelatih, melainkan representasi dari kelas pekerja Inggris Utara yang sukses menaklukkan dunia melalui sepak bola.
Herdman menyoroti perjalanan karier Robson yang berani keluar dari zona nyaman untuk melatih di berbagai negara. Hal ini yang kemudian membentuk pandangan Herdman dalam meniti karier kepelatihannya sendiri.
"Maksud saya sebagai titik awal, Anda melihat keluarga Anda dan kemudian... menonton Sir Bobby Robson di Newcastle United, bersama rekan-rekan di utara lainnya yang berasal dari latar belakang kelas pekerja dan menjadi peziarah dalam sepak bola, dan bertandang ke banyak negara yang berbeda," tambahnya.
Kekaguman Herdman terhadap Robson didasari oleh rekam jejak mentereng sang maestro. Robson tercatat pernah menukangi klub-klub elite Eropa seperti Fulham, Ipswich Town, PSV Eindhoven, Sporting CP, FC Porto, hingga Barcelona.
Sepanjang kariernya, ia mengoleksi 13 gelar bergengsi, termasuk gelar Eredivieis bersama PSV dan trofi di Spanyol bersama Barcelona.
Di level internasional, Robson membawa timnas Inggris mencapai posisi keempat di Piala Dunia 1990, sebuah pencapaian yang baru bisa disamai oleh Gareth Southgate, 28 tahun kemudian.
Bagi Herdman, hal yang paling membekas dari sosok Robson adalah kepribadiannya yang tetap membumi meski telah meraih sukses besar. Robson dianggap mampu menjaga akar budayanya sebagai orang Inggris Utara yang tangguh namun penuh humor.
"Saya kira dia telah menjadi inspirasi besar karena selalu menjaga akarnya dan akar utama kami, Inggris Utara, adalah selera humor yang baik. Anda harus tertawa, tetapi Anda harus bekerja keras dan ada kerendahan hati. Kami tidak menerima begitu saja. Anda harus bekerja keras dan Anda bekerja untuk hal-hal dalam hidup. Jadi saya selalu menentukan, dia sebagai inspirasi besar dalam sepak bola," pungkas Herdman mengenai pelatih yang tutup usia pada 2009 tersebut.
Kini, dengan semangat kedisiplinan sang kakek dan inspirasi dari Sir Bobby Robson, publik sepak bola tanah air menantikan tangan dingin John Herdman untuk membawa Garuda terbang lebih tinggi. (Ant/Z-1)
Sebelum mendarat di Jakarta, John Herdman telah melanglang buana dari Inggris ke Selandia Baru hingga Kanada.
Indonesia mendapat kepercayaan besar sebagai salah satu dari 11 negara penyelenggara FIFA Series, dengan Jakarta yang dijadwalkan menjadi pusat rangkaian pertandingan.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
Jay Idzes diprediksi akan tetap menjadi jenderal lapangan tengah. Ia akan didampingi oleh Rizky Ridho, yang secara terang-terangan telah dipuji oleh Herdman atas kedewasaan bermainnya.
Timnas Futsal Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang gelaran bergengsi Piala Asia Futsal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved