PANGGUNGA Bundesliga pekan ini akan tertuju ke Sinsheim, saat TSG Hoffenheim, yang sedang naik daun, akan menjamu raksasa yang sedang terluka, Bayer Leverkusen. Laga pada Sabtu (17/1) malam WIB itu bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertarungan langsung untuk menentukan siapa yang layak menduduki singgasana empat besar klasemen sementara.
Pertarungan Sengit di Ambang Empat Besar
Hoffenheim, saat ini, berada di posisi ke-5 dengan 30 poin, unggul tipis satu angka dari Leverkusen di posisi ke-6. Skuad asuhan Christian Ilzer telah bertransformasi menjadi tim yang sangat menghibur dan produktif. Kemenangan 5-1 atas Borussia Mönchengladbach di tengah pekan menunjukkan betapa mematikannya lini serang mereka saat ini.
Di sisi lain, Bayer Leverkusen di bawah arahan Kasper Hjulmand sedang mencari konsistensi. Setelah kekalahan memalukan dari Stuttgart, Die Werkself dituntut untuk segera bangkit. Gaya bermain Hjulmand yang berisiko tinggi seringkali memberikan tontonan menarik bagi penonton netral, namun di laga sebesar ini, efektivitas pertahanan akan menjadi kunci utama.
Hoffenheim: Keangkeran PreZero Arena
Salah satu faktor yang membuat Hoffenheim diunggulkan adalah rekor kandang mereka yang luar biasa. Fisnik Asllani dan kawan-kawan telah mencatatkan lima kemenangan kandang berturut-turut di Bundesliga. Dukungan publik PreZero Arena terbukti mampu meningkatkan intensitas permainan tim hingga level tertinggi.
Kabar baik bagi tuan rumah adalah kembalinya bek muda Albian Hajdari dari masa suspensi. Kehadirannya akan memperkokoh lini belakang yang sempat compang-camping akibat absennya Koki Machida. Di lini depan, duet Asllani dan Tim Lemperle diharapkan kembali menunjukkan ketajaman mereka untuk merobek jala Leverkusen.
Bayer Leverkusen: Ujian Mental Skuad Die Werkself
Leverkusen datang dengan beberapa kendala personel. Absennya bek sentral Edmond Tapsoba akibat cedera otot dan Eliesse Ben Seghir yang masih membela Maroko di final Piala Afrika menjadi lubang besar. Jarell Quansah dan Loic Bade kemungkinan besar akan menjadi tumpuan di jantung pertahanan untuk meredam agresivitas tuan rumah.
Meskipun sedang dalam tren negatif, Leverkusen tetap memiliki ancaman nyata lewat Patrik Schick yang sudah mengoleksi 11 gol musim ini. Selain itu, kecepatan Alejandro Grimaldo di sisi sayap akan menjadi ujian berat bagi barisan pertahanan Hoffenheim yang seringkali meninggalkan celah saat asyik menyerang.
Statistik Kunci dan Head-to-Head
| Aspek | TSG Hoffenheim | Bayer Leverkusen |
|---|---|---|
| Posisi Klasemen | 5 (30 Poin) | 6 (29 Poin) |
| Form (5 Laga Terakhir) | M-S-M-K-M | K-K-M-M-K |
| Rataan Gol per Laga | 2.1 | 2.2 |
| Top Skor | Fisnik Asllani (8) | Patrik Schick (11) |
| H2H Terakhir | Hoffenheim 2-1 Leverkusen (Agustus 2025) | |
Prediksi Susunan Pemain
Hoffenheim (4-3-1-2): Baumann; Coufal, Hranac, Kabak, Bernardo; Avdullahu, Burger, Prass; Kramaric; Lemperle, Asllani.
Bayer Leverkusen (3-4-2-1): Flekken; Quansah, Bade, Belocian; Arthur, Andrich, Garcia, Grimaldo; Hofmann, Tillman; Terrier (atau Schick).
Kesimpulan
Melihat tren performa kedua tim, laga ini diprediksi akan berjalan sangat terbuka dengan banyak gol. Hoffenheim memiliki momentum dan keuntungan bermain di kandang, namun Leverkusen punya kualitas individu yang bisa mengubah hasil laga dalam sekejap. Hasil imbang atau kemenangan tipis bagi tuan rumah tampaknya menjadi prediksi yang paling masuk akal.
Prediksi Media Indonesia: Hoffenheim 3-2 Bayer Leverkusen
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
