Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Roma Bungkam Lecce, Evan Ferguson: Instruksi Pelatih Jadi Kunci

Irvan Sihombing
07/1/2026 19:59
Roma Bungkam Lecce, Evan Ferguson: Instruksi Pelatih Jadi Kunci
Penyerang AS Roma, Evan Ferguson.(AS Roma)

STRIKER tajam AS Roma, Evan Ferguson, mengungkap rahasia di balik kemenangan krusial 2-0 atas tuan rumah Lecce pada lanjutan Liga Italia 2025/2026, Rabu (7/1/2026) dini hari WIB. Mematuhi instruksi pelatih menjadi kunci utama kembalinya I Giallorossi ke jalur kemenangan.

Kemenangan di Stadion Via del Mare ini menjadi pelipur lara yang sempurna bagi Roma setelah sebelumnya takluk dari Atalanta. Donasi tiga poin ini sekaligus menjaga posisi Paulo Dybala dan kawan-kawan di peringkat lima klasemen sementara dengan torehan 36 poin dari 19 laga.

"Kami menjalankan apa yang diminta pelatih. Kami harus menang setelah kalah di laga sebelumnya. Kami berhasil melakukannya, jadi kami sangat senang," ujar Ferguson dikutip dari laman resmi klub.

Melakoni Jadwal Padat

Ferguson mengakui Roma tidak memiliki banyak waktu persiapan pascakekalahan tipis 0-1 dari Atalanta, Minggu (4/1) lalu. Dengan hanya dua hari penuh untuk pemulihan, tim asuhan Gian Piero Gasperini tersebut harus memutar otak demi menyusun strategi jitu.

Pemain pinjaman dari Brighton and Hove Albion itu menjelaskan timnya sangat mengandalkan analisis video dan arahan taktis dari Gasperini untuk menjinakkan perlawanan Lecce. Kepercayaan sang pelatih pun dibayar tuntas oleh Ferguson yang dipasang sebagai starter.

Hasilnya pun manis. Pemain berkebangsaan Irlandia tersebut tidak hanya menyumbang gol pembuka pada menit ke-14, tetapi juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut.

Pria berusia 21 tahun itu pun bersyukur bisa mendapatkan menit bermain untuk menaikkan kepercayaan diri dan meningkatkan kemampuan sebagai seorang striker. "Aspek-aspek itu penting bagi seorang penyerang," tutur Ferguson.

Momen Spesial Pisilli

Selain Ferguson, sorotan juga tertuju pada gelandang muda Niccolo Pisilli. Laga kontra Lecce menjadi momen spesial baginya karena untuk pertama kalinya ia turun sebagai starting eleven di Liga Italia musim ini.

Meski tampil penuh sepanjang laga dan membantu Roma mengamankan kemenangan lewat gol tambahan Artem Dovbyk (71'), Pisilli menolak besar kepala. Ia justru merasa penampilannya masih memiliki ruang untuk evaluasi.

"Saya semestinya bisa bermain lebih baik," kata Pisilli singkat, menunjukkan mentalitasnya yang emoh besar kepala meskipun baru saja mencicipi debut manis sebagai starter. 

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Roma untuk terus bersaing di papan atas. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Lecce masih tertahan di peringkat 16 klasemen dengan koleksi 17 poin dari 16 laga, kian dekat dengan zona merah. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya