Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

AS Roma vs Torino: Gasperini Puji Dampak Instan Malen dan Kemitraan "Top-Notch" dengan Dybala

Thalatie K Yani
19/1/2026 04:25
AS Roma vs Torino: Gasperini Puji Dampak Instan Malen dan Kemitraan
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, memuji dampak instan Donyell Malen dan kemitraannya dengan Paulo Dybala usai kemenangan atas Torino.(AS Roma)

PELATIH AS Roma, Gian Piero Gasperini, tidak dapat menyembunyikan kepuasannya setelah Giallorossi berhasil menaklukkan Torino pada pekan ke-21 Serie A. Dalam wawancara seusai laga, Gasperini menyoroti tajamnya lini depan timnya, terutama peran krusial duet baru Donyell Malen dan Paulo Dybala.

Roma tampil dominan dengan menciptakan banyak peluang, termasuk satu gol Malen yang dianulir. Bagi Gasperini, kehadiran pemain dengan kaliber seperti Malen memberikan suntikan energi yang sangat dibutuhkan tim.

Ketajaman Malen dan Magis Dybala

Salah satu poin yang paling mencuri perhatian adalah pemahaman antara Dybala dan Malen yang tampak mengalir alami meski baru bermain bersama. Gasperini menyebut performa Dybala berada di level tertinggi dalam laga ini.

"Gol pertama itu luar biasa. Paulo memainkan permainan yang benar-benar berkelas (top-notch). Ketika keadaan membaik, level Dybala juga meningkat. Dan kami akan mencoba membangun ini untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," ujar Gasperini kepada Sky.

Terkait sosok Donyell Malen, Gasperini memuji kemampuan sang striker dalam mencari ruang dan melakukan penyelesaian akhir yang bertenaga. Menurutnya, Malen adalah profil pemain yang selama ini ia cari untuk mempertajam daya gedor Roma.

"Bagi saya, dia memiliki karakteristik yang saya cari. Dia punya kemampuan untuk membebaskan diri, bukan dengan membelakangi gawang, tapi bergerak maju dan membuka ruang. Dia melakukan penyelesaian dengan kecepatan dan kekuatan. Ini adalah kualitas esensial bagi tim seperti kami," tambahnya.

Gasperini juga menegaskan bahwa Malen akan lebih banyak difungsikan di dekat kotak penalti lawan untuk memaksimalkan insting mencetak golnya, meskipun pemain asal Belanda itu memiliki fleksibilitas untuk bermain melebar.

Investasi Masa Depan melalui Robinio Vaz

Selain Malen, laga ini juga menjadi panggung debut bagi pemain muda Robinio Vaz. Pemain kelahiran 2007 tersebut langsung mendapatkan menit bermain, sebuah langkah yang disebut Gasperini sebagai bagian dari rencana pengembangan jangka panjang klub.

"Dia memiliki beberapa kualitas hebat, dia jelas masih sangat muda, lahir tahun 2007. Tidak mudah bermain di Italia, cara terbaik untuk mengembangkannya adalah dengan memberinya ruang," jelas sang pelatih.

Menutup wawancara, Gasperini merasa sangat didukung oleh langkah manajemen di bursa transfer. Ia menilai Roma telah melakukan pergerakan cerdas dengan mendatangkan satu pemain untuk dampak instan dan satu pemain lainnya sebagai investasi masa depan. (Torino/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik