Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Aston Villa Tumbangkan Man Utd, Emery: Kami bukan Kandidat Juara Liga Inggris

Dhika Kusuma Winata
22/12/2025 12:31
Aston Villa Tumbangkan Man Utd, Emery: Kami bukan Kandidat Juara Liga Inggris
PELATIH Aston Villa Unai Emery.(Dok. Aston Villa)

PELATIH Aston Villa Unai Emery menegaskan timnya bukan kandidat juara Liga Inggris. Hal itu ditegaskannya usai Aston Villa menundukkan Manchester United (Man Utd) 2-1 di Villa Park pada lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (21/12) malam.

Luapan emosi Emery membuncah usai kemenangan dramatis atas MU. Dia melakukan selebrasi emosional setelah gol penentu Morgan Rogers.

Gol tersebut memicu reaksi tak biasa dari Emery yang biasanya tenang di pinggir lapangan. Pelatih asal Spanyol itu berteriak kegirangan, melepas jaketnya, lalu melemparkannya ke udara sebagai pelampiasan emosi.

Kemenangan tersebut memperpanjang laju impresif Villa menjadi 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Mereka kini menempati peringkat ketiga klasemen Liga Inggris, hanya terpaut tiga poin dari Arsenal di puncak dan satu angka dari Manchester City di posisi kedua.

Villa pun membuka peluang meraih gelar liga pertama sejak 1981. Namun, Emery tetap memilih merendah. Ia menilai pengalaman dan kualitas Arsenal serta Manchester City masih berada di atas timnya meski Villa mengalahkan kedua rival tersebut di kandang musim ini.

“Kami bukan penantang gelar. Kami memang mengalahkan Arsenal dan Manchester City di sini, tetapi mereka punya kekuatan besar secara taktik dan kualitas pemain. Kami juga punya kualitas, tetapi bersaing langsung dengan mereka bukanlah realitas kami saat ini," kata Emery.

Terlepas dari sikap hati-hati Emery, catatan Villa berbicara lain. Tim asal Birmingham itu mencatatkan rangkaian kemenangan terbaik di semua ajang sejak 1914 dengan 10 kemenangan beruntun.

Mereka juga memenangi tujuh laga liga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak musim 1989/1990. Villa Park pun menjelma benteng kokoh dengan hanya satu kekalahan kandang di liga sepanjang 2025.

Konsistensi itu terasa semakin istimewa mengingat awal musim Villa yang buruk. Pasalnya, mereka sempat hanya mengoleksi dua poin dan satu gol dari lima pertandingan pembuka yang menjadi start terburuk klub dalam 28 tahun terakhir.

“Tentu kami konsisten dalam tiga tahun terakhir dan sering berada di zona Eropa, tetapi kami harus tetap rendah hati,” ujar Emery.

“Kami harus memahami bagaimana meraih poin seperti yang kami lakukan sekarang. Kami ingin menjaga level ini dengan tetap cerdas, kompetitif, konsisten, dan menuntut diri sendiri," imbuhnya.

Selepas Natal, ujian besar menanti Villa dengan dua laga tandang ke London. Mereka akan menghadapi Chelsea di Stamford Bridge sebelum bertandang ke markas Arsenal di Stadion Emirates. Dua laga tersebut dipandang sebagai penentu arah musim Villa. (AFP/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya