Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Turki melancarkan operasi besar-besaran terhadap dugaan taruhan ilegal dan pengaturan skor (match-fixing) yang mengguncang dunia sepak bola negara itu. Dalam perkembangan terbaru yang dramatis, rumah kapten tim Fenerbahce, Mert Hakan Yanda, digerebek sebagai bagian dari penyelidikan yang meluas.
Pada Jumat (5/12) pagi, Jaksa Penuntut Umum di Istanbul memerintahkan penangkapan terhadap 46 orang, dengan 29 di antaranya adalah pemain sepak bola profesional. Skandal ini menjadi sorotan utama di Turki, melibatkan klub-klub papan atas hingga pejabat liga.
Gelandang Fenerbahce, Mert Hakan Yandas, 31, dikabarkan telah ditahan polisi. Jaksa menuduh Yanda, yang merupakan salah satu kapten tim, melakukan taruhan ilegal pada sejumlah pertandingan melalui pihak ketiga.
Pemain lain yang masuk daftar penangkapan adalah bek tengah Galatasaray berusia 23 tahun, Metehan Baltac.
Baltac dituduh memasang taruhan pada pertandingan yang melibatkan timnya sendiri, sebuah pelanggaran serius.
Ia sendiri baru-baru ini dijatuhi sanksi larangan bermain selama sembilan bulan oleh Federasi Sepak Bola Turki (TFF) atas kasus serupa.
Peraturan sepak bola secara tegas melarang pemain berpartisipasi dalam taruhan pertandingan, baik yang melibatkan tim mereka maupun tidak, demi menjaga integritas olahraga.
Dari total 29 pemain yang ditangkap, sebanyak 27 pemain diduga kuat bertaruh pada pertandingan tim mereka sendiri.
Penyelidikan tidak hanya menyasar pemain. Beberapa tokoh kunci dalam manajemen klub dan perwasitan juga masuk dalam daftar penangkapan. Di antaranya adalah pemilik Ankaraspor Ahmet Okatan, dan presiden klub, Mehmet Emin Katipoglu, serta presiden Nazilli Belediyespor, Sahin Kaya.
Para pejabat ini diduga terlibat dalam pengaturan hasil pertandingan antara Ankaraspor dan Nazilli Belediyespor pada April 2024.
Kasus dugaan pengaturan skor lain juga diangkat, yakni upaya memengaruhi hasil pertandingan antara Umraniyespor dan Giresunspor pada Desember 2023. Enam orang, termasuk satu pemain, dituduh terlibat dalam kasus ini.
Nama-nama lain yang terseret mencakup mantan presiden Adana Demirspor, Murat Sancak, mantan wasit yang kini menjadi komentator, Ahmet Çakar (beserta istrinya), dan wasit liga utama, Zorbay Küçük, yang dicurigai melakukan transaksi keuangan mencurigakan melalui rekening bank.
Kantor kejaksaan mengonfirmasi bahwa 35 dari 46 orang yang ditargetkan telah berhasil ditahan. Mengenai 11 tersangka yang tersisa, lima di antaranya diyakini berada di luar negeri.
"Upaya untuk menangkap tersangka lainnya terus berlangsung," demikian pernyataan kantor kejaksaan, yang menekankan bahwa, "Penyelidikan akan terus dilakukan dengan ketelitian dan determinasi."
Sebelum operasi ini, pada November 2025, TFF telah menangguhkan lebih dari 1.000 pemain dari kompetisi karena dugaan pelanggaran taruhan.
Skandal ini mencuat sejak Presiden TFF, Ibrahim Haciosmanoglu, pada Oktober 2025 menuduh ratusan wasit terkait dengan rekening taruhan.
Skandal ini terjadi di tengah persaingan sengit Liga Super Turki, saat Galatasaray kini memimpin klasemen, hanya unggul satu poin dari rival abadi mereka, Fenerbahce, setelah 14 pertandingan. (bbc/Z-1)
Klub Turki, Fenerbahce, secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka merekrut N'Golo Kante dari klub Liga Arab Saudi, Al Ittihad, Rabu (4/2) waktu setempat.
Proses transfer silang antara Fenerbahce dan Al Ittihad yang melibatkan gelandang veteran N'Golo Kante dan penyerang Youssef En-Nesyri dipastikan batal total.
Tammy Abraham mengungkapkan bahwa keputusannya untuk kembali ke Aston Villa didorong oleh rasa cinta yang mendalam terhadap klub asal Birmingham tersebut.
Aston Villa tengah menyelesaikan detail kesepakatan senilai £18 juta dengan klub raksasa Turki, Besiktas untuk mendatangkan Tammy Abraham.
Aston Villa incar Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce di bursa transfer Januari 2026 sebagai suksesor Donyell Malen. Simak detailnya di sini.
Everton resmi tawarkan peminjaman €20 juta untuk Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce guna mengatasi krisis gol di Liga Primer Inggris.
Jaksa AS mengungkap skema pengaturan skor besar-besaran di basket perguruan tinggi (NCAA). Melibatkan puluhan pemain dan taruhan hingga ratusan ribu dolar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved