Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Arsenal Amankan Satu Poin di Stamford Bridge, Arteta Angkat Topi untuk Timnya

Khoerun Nadif Rahmat
01/12/2025 11:51
Arsenal Amankan Satu Poin di Stamford Bridge, Arteta Angkat Topi untuk Timnya
Ilustrasi(arsenal.com)

ARSENAL berhasil membawa pulang satu poin berharga setelah menahan imbang Chelsea 1-1 dalam laga berat Premier League di Stamford Bridge, Minggu (30/11). Hasil tersebut menjadi penutup pekan melelahkan bagi The Gunners yang tetap bertahan di puncak klasemen sementara.

Dalam kondisi pincang, Arsenal mampu bangkit setelah tertinggal lewat gol sundulan Trevoh Chalobah pada menit ke-48. Mikel Merino menyelamatkan tim tamu melalui tandukan akurat pada menit ke-59. 

Chelsea yang bermain penuh determinasi meski ditinggalkan Moises Caicedo akibat kartu merah pada menit ke-38 tetap memberi tekanan hingga akhir laga.

Pelatih Mikel Arteta menilai satu poin ini berarti besar, terutama karena untuk pertama kalinya musim ini Arsenal tampil tanpa dua palang pintu utama, William Saliba dan Gabriel Magalhaes. Martin Odegaard dan Viktor Gyokeres hanya duduk di bangku cadangan, sementara Leandro Trossard juga absen akibat cedera.

“Ini sudah menjadi pekan besar. Derby, betapa emosional dan betapa pentingnya kemenangan, kemudian Bayern Munich,” ujar Arteta dikutip dari AFP.

“Kami kehilangan pemain dalam pertandingan itu. Hari ini kami harus memainkan duet yang belum pernah dimainkan sebelumnya pada laga yang sangat sulit. Tim harus bereaksi terhadap itu. Ini sudah menjadi pekan yang positif karena tingkat kesulitannya luar biasa. Namun saya punya rasa bahwa hari ini kami seharusnya memenangkan pertandingan, dan kami belum melakukannya.”

Arteta berharap absennya Saliba tidak berlangsung lama. Bek timnas Prancis itu mengalami cedera dalam sesi latihan dan akan menjalani evaluasi sebelum menghadapi Brentford pada Rabu mendatang.

“Ini menjadi sakit kepala karena kami harus memiliki banyak opsi dan perubahan dalam beberapa bulan terakhir. Saliba tak terduga. Hari ini adalah pertandingan pembelajaran yang hebat bagi kami semua,” ujarnya.

Dari kubu tuan rumah, pelatih Chelsea Enzo Maresca menerima keputusan pengusiran Caicedo karena pelanggaran keras terhadap Merino, namun mempertanyakan konsistensi wasit dalam situasi serupa.

“Moises memang kartu merah, tetapi mengapa Bentancur terhadap Reece tidak?” katanya. “Sebagai manajer kami mencoba memahami mengapa mereka menilai dengan cara berbeda. Kami kesulitan memahami.”

Maresca juga menyoroti insiden sikutan Piero Hincapie terhadap Chalobah yang hanya berujung kartu kuning.

“Untuk Trev, saya bertanya kepada wasit, ia mengatakan itu bukan siku. Mereka menilai dengan cara berbeda. Dia memar di mata, dia memakai es saat jeda pertandingan.”

Reece James tampil solid meski dimainkan sebagai gelandang, namun Maresca memastikan sang pemain tidak akan diturunkan menghadapi Leeds pada tengah pekan.

“Realitasnya tidak. Kami memiliki pertandingan pada Rabu, untuk Reece kami harus mengelola dan mengontrol kondisinya.” (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya