Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Juventus Target Kemenangan Perdana saat Tantang Bodo/Glimt di Liga Champions

Khoerun Nadif Rahmat
24/11/2025 17:10
Juventus Target Kemenangan Perdana saat Tantang Bodo/Glimt di Liga Champions
Ilustrasi(juventus.com)

JUVENTUS membidik kemenangan pertama di Liga Champions musim ini ketika melawat ke markas Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion, Rabu (26/11). Kedua tim masih terdampar di zona eliminasi, hanya dipisahkan satu poin, dengan Juve di posisi 26 klasemen dan Bodo/Glimt ada di posisi 29.

Juve menjalani start berat di kompetisi Eropa. Setelah dua hasil imbang dramatis 4-4 kontra Borussia Dortmund dan 2-2 melawan Villarreal, mereka tumbang 0-1 dari Real Madrid.

Si Nyonya Tua lalu kembali gagal menang kala menjamu Sporting Lisbon. Laga berakhir 1-1 meski Bianconeri unggul dominan dalam jumlah tembakan, lewat gol penyama kedudukan Dusan Vlahovic.

Tim asuhan Luciano Spalletti sudah kebobolan dalam tujuh laga Liga Champions beruntun sejak Januari, rata-rata dua gol per pertandingan. 

Dalam dua belas laga terakhir di kompetisi Eropa, Juve hanya memetik dua kemenangan dan baru sekali meraih tiga poin di laga tandang dalam kurun serupa.

Di level domestik, performa Juventus belum membaik. Bertandang ke markas Fiorentina yang masih berada di dasar klasemen, mereka ditahan 1-1 meski sempat unggul melalui tembakan Filip Kostic jelang turun minum. Hasil itu membuat harapan kembali ke persaingan Scudetto makin menjauh.

Total dua kemenangan dari tiga belas pertandingan terakhir di seluruh ajang menegaskan Juventus masih berada dalam situasi sulit, termasuk satu hasil di bawah caretaker Massimo Brambilla.

Sementara itu, Bodo/Glimt masuk ke Liga Champions musim ini setelah menaklukkan Sturm Graz dengan agregat 6-2 di babak playoff. Namun mereka bukan pendatang baru di Eropa, mengingat musim lalu menembus semifinal Liga Europa. 

Usai hasil seri melawan Fiorentina, yang menjadi hasil imbang ketiga beruntun Juventus, Spalletti menegaskan tekanan besar yang ditanggung tim saat ini. 

"Sejak saya tiba, semua orang berkata kami harus menang karena itu bagian dari sejarah kami. Dan mungkin beberapa pemain menderita karena beban tersebut," ujar Spalletti dikutip dari Tribuna.

"Beban yang harus kami pikul tidaklah ringan. Klub ini pernah memiliki para juara di setiap level dan setiap jenis,” imbuhnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya