Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYERANG timnas U-17 Indonesia, Fadly Alberto Hengga, menegaskan tekad kuatnya untuk membantu Garuda Muda meraih kemenangan perdana pada laga pembuka Piala Dunia U-17 2025 melawan Zambia, yang akan berlangsung di Doha, Qatar, pada Selasa (4/11).
Alberto menyebut tiga poin di laga pertama akan menjadi kunci penting bagi langkah timnas U-17 Indonesia untuk menghadapi dua pertandingan tersisa di Grup H.
“Yang penting kita di pertandingan pertama bisa mencuri tiga poin itu. Jadi untuk pertandingan-pertandingan match-match selanjutnya itu lebih mudah,” kata Alberto dalam jumpa pers daring, Minggu (2/10).
Pemain Bhayangkara FC itu tetap menyadari bahwa kemenangan atas Zambia tidak serta-merta menjamin perjalanan mudah. Ia menilai dua lawan berikutnya, Brasil dan Honduras, memiliki kualitas yang tidak bisa diremehkan.
“Lawan kita Brasil kan tidak bisa dianggap enteng juga. Tapi kita dengan sekuat tenaga dan kerja keras apa yang diberikan oleh Pelatih Nova (Arianto), secara taktik kami siap menjalankan untuk melawan Brazil dan Honduras,” papar Alfredo.
Fadly juga mengaku tidak menyangka timnas U-17 bisa menembus ajang bergengsi ini. Ia menceritakan perjalanan panjang tim sejak persiapan tahun 2024 hingga akhirnya lolos ke putaran final Piala Dunia U-17.
“Kan dulu kami cuma, ah masa sih kita bisa sampai Piala Dunia (U-17). Kami kumpul dari 2024, (Piala) AFF, kualifikasi (Piala Asia), AFC sampai akhirnya kami di Piala Dunia tuh tidak menyangka. Teman-teman saya juga semuanya tidak menyangka tim ini kok bisa sampai Piala Dunia,” kata Alfredo.
Saat tiba di Doha pada Sabtu (1/11), skuad Garuda Muda mendapat sambutan hangat dari para penggemar timnas Indonesia di Qatar. Dukungan itu menjadi tambahan energi bagi tim jelang laga pembuka.
“Saya dengan tim senang sekali ya karena di Qatar juga ada supporter. Nah suporter itu tentunya membantu kita untuk lebih memberi semangat dari luar lapangan, dan di dalam lapangan membuat kita main itu lebih semangat,” katanya.
Timnas U-17 Indonesia tergabung di Grup H bersama Zambia, Brasil, dan Honduras. Garuda Muda akan menghadapi Zambia pada 4 November, dilanjutkan melawan Brasil pada 7 November, dan menutup fase grup dengan Honduras pada 10 November. Seluruh pertandingan, kecuali partai final, akan digelar di Aspire Academy, Doha, Qatar. (Ant/I-3)
PSSI baru saja mengumumkan penunjukan Nova Arianto sebagai pelatih baru Timnas Indonesia U-20. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Nova layak memimpin timnss Indonesia di level U-20.
Coach Nova dan para pemain timnas U-17 ini akan menjadi kerangka untuk timnas U-20.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengingatkan para pemain Timnas Indonesia U-17 untuk tidak terlena setelah mencatatkan sejarah dengan kemenangan pertama Indonesia.
Evaluasi disebutkan bukan bentuk penilaian negatif, melainkan bagian dari proses rutin untuk peningkatan performa tim.
Erick Thohir mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian Timnas U-17 Indonesia.
Kemenangan Indonesia 2-1 atas Honduras pada laga terakhir fase grup di Aspire Zone, Qatar, Senin (10/11) malam WIB, menjadi catatan bersejarah.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Indonesia di SEA Games 2025 tergabung di satu pool bersama Myanmar, Singapura, dan tuan rumah Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved