Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BRYAN Cristante mengakui Italia merasa frustrasi melihat perbedaan organisasi dan gaya bermain yang mencolok dengan Swiss di EURO 2024. Ia mengatakan mereka layak pulang setelah eliminasi di babak 16 besar.
Tidak ada yang bisa dikeluhkan pihak Azzurri atas kekalahan mereka di babak 16 besar, karena Swiss benar-benar layak menang dengan skor 2-0 melalui gol-gol dari Remo Freuler dan Ruben Vargas.
Mereka melakukan banyak perubahan dari tim yang imbang 1-1 dengan Kroasia di menit terakhir, termasuk Cristante yang masuk ke lini tengah, tetapi masalah yang sama tetap ada.
Baca juga : Gianluigi Donnarumma Minta Maaf kepada Penggemar Italia Setelah Kalah di EURO 2024
“Kami tidak bisa menyelamatkan banyak hal dari penampilan ini, kami didominasi secara fisik dan dalam hal organisasi,” kata Cristante kepada Sky Sport Italia.
“Ini terlalu awal untuk menarik kesimpulan, kami memang layak pulang. Sekarang saatnya kami membersihkan kepala dan memulai kembali dari musim depan dengan tekad dan energi yang berbeda.”
Luciano Spalletti mengatakan skuad Italia tampak kehabisan tenaga, kekurangan ketajaman dan tempo, yang juga ia atribusikan pada tingkat kebugaran yang buruk.
Baca juga : Matteo Darmian Kecewa dan Menyesal Setelah Italia Kalah di EURO 2024
“Ketika kamu melihat ada perbedaan besar dalam hal organisasi dan gaya bermain, itu benar-benar menguras energi mentalmu juga. Seperti yang saya katakan, kami layak pulang,” tambah Cristante.
“Niatnya sangat berbeda, tetapi ketika kamu tidak bisa melakukan hal-hal melawan tim yang menggerakkan bola dengan sangat baik, itu sangat frustrasi. Kami harus membersihkan kepala dan memulai lagi.”
Apakah ada yang salah dalam pelatihan kebugaran di level klub atau internasional yang membuat para pemain terlihat sangat kelelahan?
“Saya tidak tahu, sulit untuk menjelaskan ketika ada perbedaan yang begitu besar.”
Sementara Nazionale sangat kalah bermain dari salah satu favorit turnamen, Spanyol, mereka seharusnya tidak berada dalam situasi serupa saat menghadapi Swiss. (footballitalia/Z-3)
Pengacara keluarga Cyane Panine mengungkap fakta baru terkait kebakaran maut di Bar Le Constellation, Swiss. Pemilik dituduh lalai hingga tewaskan 40 orang.
Tim Polandia resmi menjadi juara United Cup 2026 setelah mengalahkan Swiss 2-1 di final. Iga Swiatek dan Hubert Hurkacz catat sejarah baru.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Steven Gerrard ungkap penyebab kegagalan generasi emas Inggris di era 2000-an.
Timnas Inggris membukukan kemenangan 2-0 atas timnas Rep Irlandia dan timnas Finlandia di dua laga pertama bersama Carsley dengan Jack Grealish mencetak gol di laga melawan Finlandia.
Gareth Southgate mengundurkan diri setelah timnas Inggris kalah di final Euro 2024 dari timnas Spanyol 2-1, Juli lalu.
Fermin Lopez bergabung dengan timnas Spanyol kala menjadi juara Euro 2024 dan kemudian meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Lee Carsley berhasil membawa timnas Inggris U-21 menjuarai Piala Eropa U-21 pada 2023 untuk pertama kalinya dalam 39 tahun terakhir.
Hukuman ini dijatuhkan UEFA terkait nyanyian Morata dan Rodri yang menyebutkan Gibraltar adalah bagian dari Spanyol, yang dilakukan pada perayaan gelar juara Euro 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved