Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSIK Kediri melapor ke Satgas Antimafia Bola soal dugaan pengaturan skor pada laga melawan Bhayangkara FC. Di laga pekan ke-31 Liga 1, yang berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (16/4) lalu, Bhayangkara, yang berada di zona degradasi, menang telak 7-0 atas Persik.
Manajemen Persik curiga ada faktor nonteknis di balik kekalahan besar tersebut. Karena itu, manajemen Persik meminta Satgas Mafia Bola menyelidiki secara menyeluruh laga tersebut.
"Kami mengapresiasi manajemen Persik yang proaktif telah mengirimkan surat laporan terkait laga tersebut. Satgas akan segera menindaklanjuti laporan tersebut," kata anggota Satgas Akmal Maharli, Kamis (18/7).
Baca juga : Hasil Liga 1: Persikabo Degradasi, Bhayangkara FC Terancam Menyusul
Akmal menyebut Satgas akan membawa laporan tersebut kepada Satgas Mafia Bola bentukan Polri. Dia berharap agar laporan ini bisa cepat diselidiki dan ditemukan siapa pelakunya.
"Temuan segera diserahkan ke aparat berwenang untuk ditindaklanjuti," imbuhnya.
Dari hasil laporan di lapangan, Satgas mengantongi informasi perihal keberadaan sosok mencurigakan di tribun saat laga berlangsung. Sosok tersebut, menurut Akmal, diduga sebagai runner yang jadi perantara bandar judi dalam mengatur skor.
Baca juga : Liga 1 Indonesia, Cek Jadwal dan Skor di Sini
"Satgas sedang menindaklanjuti adanya sosok mencurigakan di tribun saat pertandingan berlangsung. Sosok tersebut asing di kalangan sepak bola nasional," ujar Akmal.
Soal dugaan sejumlah pemain yang diduga terlibat, Akmal mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan. Seluruh bukti, kata dia, akan diserahkan ke aparat untuk diproses secara hukum.
"Informasi yang didapatkan akan terus dikembangkan dan akan dimintai keterangan ke pemain dab pihak-pihak terkait," ujarnya.
Tidak hanya laga Bhayangkara melawan Persik, Satgas juga sedang mengevaluasi sejumlah laga lain yang mencatatkan skor yang tidak biasa. Satgas mengimbau klub yang mencium adanya kejanggalan agar mengikuti jejak Persik.
"Sebab ada indikasi beberapa laga lain yang hasilnya cukup janggal. Oleh karena itu kami mengimbau klub agar mengikuti jejak Persik melapor ke aparat berwenang," tukasnya. (Z-1)
Kemenangan meyakinkan itu ditentukan sepenuhnya pada paruh pertama laga. Meski Bhayangkara FC sempat mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal
Kemenangan dramatis 2-1 yang diraih Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, langsung mendongkrak posisi skuad asuhan Paul Munster.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya hanya mampu bermain imbang melawan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui bahwa masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Persebaya.
Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendi Sulystiawan, menjadi penyelamat timnya setelah mencetak gol pada menit 90+8 untuk memaksakan hasil imbang melawan Persebaya Surabaya.
Nama Rahmatsho Rahmatzoda semakin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia, terutama setelah performanya bersama PSIM Yogyakarta menuju final Super League 2025/2026.
PELATIH Persik Kediri Marcos Reina menilai pemain Persik mampu tampil lebih baik ketimbang tuan rumah Arema FC saat laga Arema FC vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League
PELATIH Arema FC Marcos Santos mengakui bahwa pertandingan Arema vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League merupakan pertandingan yang sulit di Liga 1.
AREMA FC berhasil unggul atas Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 dalam pertandingan Arema vs Persik. Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League atau Liga 1
PERSIB Bandung gagal membawa pulang tiga poin setelah ditahan imbang dalam pertandingan Persik vs Persib Bandung dengan skor akhir 1-1 dalam laga pekan ke-16 BRI Super League
Drama pertandingan tersebut sudah terjadi sejak awal babak pertama. Kedua tim saling jual beli serangan. Namun upayanya masih bisa digagalkan oleh kedua kiper.
Tambahan satu poin hanya membuat koleksi poin Persib menjadi 35 poin dari 16 pertandingan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved