Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH tim nasional Amerika Serikat, Gregg Berhalter, memperingatkan timnya untuk tidak meremehkan Jamaika yang tengah mengalami kekurangan pemain saat bersiap menghadapi mereka dalam semifinal Piala Liga CONCACAF.
Juara bertahan Piala Liga, AS, akan melawan Jamaika di Arlington, Texas, pada Kamis untuk melangkah ke final melawan pemenang antara Meksiko atau Panama, yang bertanding dalam semifinal lainnya.
Meskipun beberapa pemain kunci Jamaika absen dari pertandingan Kamis, Berhalter menekankan AS harus tetap fokus dan tidak merasa terlalu diunggulkan.
Baca juga : Messi Mulai Debut di Inter Miami dari Bangku Cadangan
Jamaika kehilangan penyerang veteran Michail Antonio dari West Ham, yang bergabung dengan daftar absen setelah cedera bahu di Liga Premier Inggris. Mereka juga tanpa Leon Bailey dari Aston Villa, yang dikeluarkan dari skuad karena melanggar jam malam selama kamp latihan.
Berhalter menegaskan para pengganti pemain yang absen akan memberikan segalanya untuk mencetak kesan positif di mata pelatih menjelang Copa America musim panas.
Meskipun AS diunggulkan, Berhalter menegaskan pentingnya untuk tetap fokus dan menghindari rasa puas agar bisa maju ke final. (AFP/Z-3)
Ini pertama kali Amerika Serikat tersingkir pada babak grup turnamen besar sepak bola sehingga memperburuk prestasi Amerika Serikat yang akan menyelenggarakan Piala Dunia 2026.
Reyna dan Berhalter terlibat perselisihan di Piala Dunia 2022 yang menyebabkan masa depan Berhalter sebagai pelatih timnas AS sempat terancam.
Berhalter memimpin timnas AS meraih sukses di Piala Dunia 2022 dengan berhasil mencapai babak 16 besar.
Lima tahun setelah AS secara mengejutkan gagal lolos ke Piala Dunia 2016 di Rusia, Berhaler memimpin skuat muda Sam's Army mencapai babak sistem gugur.
Pelatih berusia 49 tahun itu memiliki beban besar untuk mengembalikan kejayaan timnas AS, yang gagal lolos ke Piala Dunia 2018.
Jimmy Cliff, seorang musisi dari Jamaika yang berkontribusi signifikan dalam memperkenalkan musik reggae ke dunia, telah berpulang di usia 81 tahun.
Citra satelit ungkap kehancuran akibat Badai Melissa yang menghantam Jamaika dengan kecepatan angin 298 km/jam, menewaskan 50 orang dan kerugian lebih dari US$50 miliar.
BADAI Melissa terus menelan korban di kawasan Karibia. Hingga Kamis (30/10), jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 49 orang.
JAMAIKA kini berusaha bangkit dari kehancuran setelah diterjang Badai Melissa, badai terkuat yang melanda pulau itu dalam sejarah modern.
Badai Melissa kategori lima menghantam Jamaika dan Haiti, menewaskan puluhan orang sebelum bergerak ke Kuba dan Bahama dengan kekuatan angin hingga 185 km/jam.
Badai kategori lima Melissa dengan kecepatan angin 270 km/jam mendekati Jamaika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved