Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN pelatih timnas Inggris Sven-Goran Eriksson didiagnosis menderita kanker pankreas. Dia divonis kemungkinan hanya memiliki sisa waktu satu tahun.
Pelatih asal Swedia berusia 75 tahun itu pada Februari 2023 lalu mengumumkan dia menarik diri dari publik karena alasan kesehatan.
"Semua orang memahami bahwa saya mengidap penyakit yang tidak baik. Semua orang mengira itu adalah kanker dan memang demikian. Namun saya harus berjuang semaksimal mungkin," kata Eriksson.
Berdasarkan penilaian dokter, dia menyampaikan paling lama hanya punya waktu satu tahun untuk hidup.
Baca juga: Beckham Optimistis Timnas Inggris Bisa Juara Piala Eropa 2024
"Saya bisa memikirkannya sepanjang waktu, dan duduk di rumah dan bermuram durja, merasa tidak beruntung dan sebagainya. Saya pikir mudah untuk berakhir seperti itu," kata Eriksson.
"(Tetapi) lihatlah sisi positifnya. Jangan mengubur diri sendiri karena kesulitan. Ini adalah kesulitan terbesar tentu saja, tapi cobalah untuk membuat sesuatu yang baik darinya," imbuhnya.
Baca juga: Klopp Kecam Sorotan Soal Posisi Alexander-Arnold
Lahir 5 Februari 1948 di Sunne, Swedia, Eriksson yang biasa dipanggil Svennis meraih kesuksesan sebagai pelatih sepak bola setelah pensiun dari karier sederhananya sebagai bek.
Pada 1977, ia menjadi pelatih klub Swedia Degerfors IF. Setelah memimpin klub kecil meraih kesuksesan di divisi bawah, ia menarik perhatian klub-klub besar.
Dia kemudian pindah ke klub IFK Goteborg sebelum meraih kesuksesan secara internasional. Dia sempat melatih Benfica di Portugal, serta beberapa tim Italia termasuk AS Roma dan Lazio.
Kariernya yang paling menonjol ialah sebagai orang asing pertama yang melatih skuad nasional Inggris. Bersama the Three Lions, Eriksson membawa Inggris ke perempat final Piala Dunia pada edisi 2002 dan 2006.
Eriksson setelah itu menangani timnas Meksiko, Pantai Gading, dan Filipina namun tidak pernah melatih timnas negara asalnya Swedia.
(AFP/Z-9)
Carrick bakal didampingi oleh barisan staf berpengalaman, termasuk mantan asisten pelatih timnas Inggris, Steve Holland.
Pelatih asal Bosnia ini menekankan bahwa kunci kesuksesan dimulai dari keyakinan, disusul latihan terstruktur, dan pemahaman rencana permainan.
Pelatih caretaker diharapkan memperbaiki permainan dan memulihkan kepercayaan diri pemain.
Keputusan untuk memecat Juric diambil setelah tim mengalami tren negatif.
FIFA Match Day terdekat setelah November akan berlangsung pada 23 hingga 31 Maret 2026.
Kursi pelatih kepala timnas Indonesia saat ini sedang kosong, menyusul diberhentikannya Patrick Kluivert, pekan lalu, setelah dia gagal membawa tim Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
Ia merasa tidak pantas untuk diganti pendatang baru di ‘Three Lions’, Morgan Rogers.
Puncak pencapaian Sarina Wiegman terjadi pada musim panas lalu, saat ia sukses membawa timnas Inggris keluar sebagai juara Euro Putri 2025.
Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel menargetkan timnya keluar sebagai juara Grup L pada Piala Dunia 2026.
Harry Kane menilai skuad Inggris saat ini merupakan yang terbaik selama 10 tahun kariernya di tim nasional.
Thomas Tuchel menegaskan pentingnya perilaku setelah Jude Bellingham menunjukkan kekecewaan saat ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 Inggris atas Albania.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved