Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Persis Solo Jacksen Ferreira Tiago memilih fokus dalam laga melawan Bhayangkara FC Jum'at (19/8) meski nasibnya bersama Laskar Sambernyawa akan ditentukan pada laga itu. Manajemen Persis Solo sudah memberikan peringatan ke pelatih asal Brasil itu ditambah desakan mundur dari para suporter seiring hasil buruk di awal kompetisi.
Persis saat ini berada di dasar klasemen sementara BRI Liga 1 2022-2023 setelah mengalami empat kekalahan. Irfan Bachdim dkk menjadi satu-satunya tim yang belum memetik satu poin pun hingga di pekan keempat.
Manajemen Persis memberikan waktu kepada Jacksen pada laga Bhayangkara FC nanti sebelum mengambil keputusan terkait nasib sang pelatih pada Senin (22/8).
"Kalau masalah out ini adalah konskuensi dari perkembangan teknologi dunia. Kalau dulu kita pelatih menghadapi suporter sekali saja di lapangan. Sekarang kita bangun tidur, buka ponsel saja kita hadapi suporter. Jadi kita tidak boleh menanggapinya dengan emosional ataupun marah,” kata Jacksen dalam konferensi pers, Kamis (18/8).
Kondisi ini menurutnya adalah tantangan yang harus dihadapi dalam sepak bola. Oleh karenanya, Jacksen tetap memastikan dirinya fokus penuh untuk menjalani laga pekan kelima melawan Bhayangkara FC.
"Kita datang dengan harapan bisa mengakhiri masa paceklik selama ini. Kita tahu ini tidak mudah, tapi itulah misi kita ketika datang kesini," ujarnya.
Dalam persiapan melawan tuan rumah Bhayangkara, Jacksen mengatakan tim pelatih tak hanya menyiapkan tentang teknik dan taktik. Justru lebih penting ketika aspek psikologis menjadi sorotan mengingat rentetan hasil buruk di awal kompetisi.
"Persiapan kami cukup singkat karena jeda waktu cuma lima hari setelah pertandingan. Kami fokus pada aspek psikologis mengingat momentum saat ini, juga dengan recovery dan aspek taktikal, itu jadi fokus kita," jelas Jacksen.
Sementara Bhayangkara FC baru memetik satu kali kemenangan, dua kali imbang dan sekali kalah dari empat laga. Dalam laga terakhir, Bhayangkara menderita kekalahan 0-2 dari Dewa United. Namun, Jacksen tak peduli dengan rekor tim berjuluk The Guardian tersebut.
"Saya tidak berpikir kondisi Bhayangkara seperti apa karena tugas saya di tim sudah berat," kata Jacksen.
Pelatih Widodo C Putro mengingatkan timnya untuk tetap waspada mengadapi Persis Solo. Meski belum meraih kemenangan, Widodo menilai tim Laskar Sambernyawa tidak bisa dianggap enteng. Widodo juga berharap para pemainnya bisa memperbaiki kesalahan yang di laga melawan Dewa United.
"Saya sudah bicara ke pemain tidak ada tim yang lemah di Liga 1 ini. Semua tim ini ingin memenangkan di setiap pertandingan, maka daripada itu kita dituntut untuk selalu siap, siap itu bukan hanya saat di pertandingan," tandasnya. (OL-8)
PERKUAT lini pertahanan, Persis Solo mendatangkan pemain Serbia, Dusan Mijic. Harapannya, bek tengah asal Serbia ini mampu bantu menjaga soliditas lini belakang Laskar Samber Nyawa
Pemilik Persis Solo, Kaesang Pangarep, temui Pasoepati dan janjikan evaluasi total manajemen serta perombakan pemain untuk selamatkan Laskar Sambernyawa.
Tim asal Jawa Tengah yakni Persijap Jepara berjuluk Laskar Kalinyamat dan Persis Solo berjuluk Laskar Sambernyawa hingga kini masih terseok-seok di zona degradasi.
Dewa United memperpanjang rekor buruk Persis Solo dengan kemenangan telak 5-1.
Eky Taufik sudah tampil sebanyak 79 kali bersama Persis Solo di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, sedangkan 21 penampilan lainnya dikemas di kompetisi lainnya.
Persis Solo menargetkan kemenangan atas PSIM Yogyakarta di Derbi Mataram BRI Super League 2025 sebagai kado ulang tahun ke-102 klub
Kemenangan meyakinkan itu ditentukan sepenuhnya pada paruh pertama laga. Meski Bhayangkara FC sempat mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal
Kemenangan dramatis 2-1 yang diraih Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, langsung mendongkrak posisi skuad asuhan Paul Munster.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya hanya mampu bermain imbang melawan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui bahwa masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Persebaya.
Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendi Sulystiawan, menjadi penyelamat timnya setelah mencetak gol pada menit 90+8 untuk memaksakan hasil imbang melawan Persebaya Surabaya.
Nama Rahmatsho Rahmatzoda semakin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia, terutama setelah performanya bersama PSIM Yogyakarta menuju final Super League 2025/2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved