Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIS menahan imbang Bhayangkara FC tanpa gol pada laga pekan ke-14 Liga 1 2021 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (26/11) malam.
Di babak pertama, kedua tim memilih bermain hati-hati dan menunggu peluang dari kelengahan lawan sehingga tidak banyak peluang tercipta.
Hingga menit ke-30, kedudukan masih 0-0. Kedua tim masih lebih banyak bermain di tengah lapangan.
Baca juga: Persija Keok 0-1 dari Bali United
Pada menit ke-44, Bhayangkara FC mendapatkan peluang lewat manuver Adam Alis yang tepat mengarahkan bola ke mulut gawang, tetapi masih bisa diamankan kiper Jandia Eka.
Kedua tim masih belum pecah telur hingga babak pertama berakhir. Skor tetap bertahan imbang 0-0.
Di babak kedua, Bhayangkara FC langsung memberikan kejutan dengan serangan cepat di menit ke-46.
Adam Alis yang berhasil menerobos pertahanan PSIS memberikan umpan kepada Sani Rizki, namun tendangannya masih melenceng.
Gantian Laskar Mahesa Jenar membalas lewat tendangan Eka Febri dari luar kotak penalti di menit ke-50 meski kurang akurat.
Beberapa peluang terus tercipta dari kedua tim, tetapi belum bisa mengubah skor. Anderson Salles pun tidak bisa memanfaatkan baik peluang emas yang didapatnya di menit ke-65 dan 67.
Di menit ke-72, PSIS memanfaatkan kelengahan The Guardians untuk melakukan serangan balik secara cepat, namun Fandi Eko kurang terarah melesatkan tembakan.
Pada menit ke-77, Bhayangkara FC terpaksa bermain dengan 10 pemain lantaran gelandangnya, Lee Yoo Joon, diganjar kartu merah dan diusir ke luar lapangan.
Melihat lawannya berkurang satu pemain, PSIS semakin intensif menyerang pertahanan Bhayangkara FC, namun masih bisa dikuasai kiper Awan Setho.
Menjelang berakhirnya pertandingan, PSIS menggebrak dengan serangan bertubi-tubi, diawali dari sepakan Septian David dan tandukan Bruno Silva.
Namun, serangan beruntun ke gawang Bhayangkara FC di menit ke-92 itu berhasil digagalkan Salles dan sang penjaga gawang, Awan Setho.
Alhasil, kedudukan masih tetap bertahan imbang tanpa gol hingga wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya laga.
Selain itu, hujan kartu kuning juga mewarnai laga tersebut karena PSIS diganjar tujuh kartu kuning, sedangkan Bhayangkara FC mendapatkan dua kartu kuning. (Ant/OL-1)
Kemenangan meyakinkan itu ditentukan sepenuhnya pada paruh pertama laga. Meski Bhayangkara FC sempat mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal
Kemenangan dramatis 2-1 yang diraih Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, langsung mendongkrak posisi skuad asuhan Paul Munster.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya hanya mampu bermain imbang melawan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui bahwa masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Persebaya.
Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendi Sulystiawan, menjadi penyelamat timnya setelah mencetak gol pada menit 90+8 untuk memaksakan hasil imbang melawan Persebaya Surabaya.
Nama Rahmatsho Rahmatzoda semakin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia, terutama setelah performanya bersama PSIM Yogyakarta menuju final Super League 2025/2026.
PSIS Semarang di bawah kepemimpinan pelatih baru Jafri Sastra mendatangkan dua pemain berpengalaman, Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio.
PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) menggandeng investor baru, Datu Nova Fatmawati, pengusaha wanita asal Semarang yang merupakan istri bos Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal.
PSIS Semarang mengalami kesulitan setelah batalnya David Glenn membeli saham tim kesebelasan kebanggaan warga Semarang tersebut.
Malut United sukses menghancurkan PSIS pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat (16/5) malam.
PSIS dipastikan terdegradasi dari Liga 1 setelah hanya mampu mengumpulkan 25 poin dari 32 pertandingan yang sudah dilalui.
PSIS Semarang dipastikan turun kasta ke Liga 2 Indonesia di musim depan, setelah Persebaya Surabaya vs Semen Padang bermain imbang 1-1 pada Minggu (11/5) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved