Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ronaldo Fantastis

Satria Sakti Utama
14/4/2016 02:10
Ronaldo Fantastis
(AFP / JAVIER SORIANO)

PENYERANG Real Madrid Cristiano Ronaldo pantas menuai pujian saat timnya menjamu Wolfsburg di leg kedua babak perempat final Liga Champions Eropa, kemarin dini hari.

Kapten timnas Portugal itu tampil fantastis dengan memborong tiga gol sekaligus mengentaskan Madrid dari ancaman tersingkir dari pentas Eropa.

Los Galacticos--julukan Madrid--membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-2 di pertemuan pertama dari Wolfsburg.

Mereka pun memastikan satu tiket semifinal Liga Champions Eropa dengan skor agregat 3-2.

Magis eks punggawa Manchester United ini terlihat saat ia berhasil menyarangkan dua gol dalam kurun waktu hanya 2 menit.

Seusai mencetak gol pertamanya pada menit ke-15, Ronaldo hanya butuh waktu 1 menit 26 detik untuk menggandakan keunggulan sekaligus menyamakan agregat 2-2.

Kemenangan benar-benar menjadi milik El Real--julukan Madrid--setelah Ronaldo kembali mencetak gol pada menit ke-77.

Tendangan bebas pemain 31 tahun itu berhasil menembus pagar hidup dan menghunjam gawang Wolfsburg yang dikawal Diego Benaglio.

Penampilan luar biasa CR7--julukan Ronaldo--menarik sang pelatih Zinedine Zidane untuk memberikan pujian secara pribadi.

Zizou--sapaan Zidane--menyebut Ronaldo sekali lagi menunjukkan kapasitas sebagai pemain terbaik di dunia.

"Dia sekali lagi menunjukkan dia adalah pemain terbaik di dunia. Dia pemain yang spesial. Kami datang dengan tertinggal 0-2, jadi ini salah satu malam terbaik saya sebagai seorang pelatih sejauh ini," tutur legenda timnas Prancis itu.

Meskipun demikian, Ronaldo merendah dan menyebut keberhasilannya mencetak hattrick dan membawa Madrid ke babak semifinal bukanlah penampilan terbaiknya.

Ia menilai mencetak gol ialah tugasnya sebagai penyerang.

"Hanya karena saya mencetak tiga gol bukan berarti ini penampilan terbaik saya. Saya selalu mencoba membantu tim dan mencetak gol ada di dalam DNA saya. Akan tetapi, yang pasti kami adalah tim yang lebih baik," tutur Ronaldo.

Torehan tiga gol membuat Ronaldo semakin mengukuhkan diri sebagai top scorer sepanjang masa Liga Champions, dengan 93 gol dari 125 penampilan.

Akui kekalahan

Pelatih Wolfsburg Dieter Hecking merasa Real Madrid pantas untuk mendapatkan tempat di semifinal. Hecking mengakui permainan timnya buruk dan kehilangan terlalu banyak bola sepanjang laga.

"Mereka pantas menuju babak selanjutnya. Kami tidak bermain selayaknya yang kami inginkan. Kami bukan tampil begitu buruk, melainkan kami tidak mengerti apa yang telah kami lakukan," ungkap Hecking.

Akan tetapi, pelatih 51 tahun itu memberikan apresiasi atas perjuangan Julian Draxler dkk di ajang Liga Champions musim ini.

Tersingkir di babak perempat final merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah klub.

"Pemain menunjukkan ekspektasi yang luar biasa. Kecewa pasti, tetapi kami pulang dengan kepala tegap. Kami berkembang sebagai tim di Liga Champions dan semua orang akan mengingat laga kami," imbuhnya. (AFP/UEFA/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya