Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Barcelona akan Potong Gaji, Messi tidak Dapat Perlakuan Khusus

Basuki Eka Purnama
03/11/2020 10:43
Barcelona akan Potong Gaji, Messi tidak Dapat Perlakuan Khusus
Lionel Messi(AFP/Cesar Manso)

LIONEL Messi tidak akan mendapatkan perlakuan khusus dalam kebijakan pemotongan gaji yang akan dilakukan Barcelona demi membantu klub melewati krisis akibat pandemi covid-19. Hal itu dikatakan penjabat presiden Barcelona Carles Tusquets.

Tusquets memperingatkan bahwa kebijakan ini harus dilakukan karena Barcelona mengalami kerugian finansial selama masa pandemi ini berlangsung.

Barcelona, saat ini, dipimpin dewan sementara menyusul pengunduran diri Josep Maria Bartomeu dari posisinya sebagai presiden klub dan Tusquets berharap pemilihan presiden baru dapat diadakan sekitar periode Natal.

Baca juga: Barcelona akan Pilih Pengganti Bartomeu pada Akhir Tahun

Untuk saat ini, negosiasi masih terus berlanjut dengan para pemain Barcelona untuk mencoba dan memangkas gaji yang saat ini tertinggi di antara klub-klub Eropa.

"Saya pikir, kami bisa mencapai kesepakatan. Tampak bagi saya bahwa ada kemauan untuk melakukannya. Kami tidak ingin mengambil uang dari siapa pun, tetapi menyesuaikan gaji sehingga kami dapat membayar mereka bila memungkinkan - ini adalah solusi yang menurut kami paling layak mengingat keadaan sekarang," ujar Tusquet yang dikutip Goal, Selasa (3/11).

"Kami tidak bisa membuat pengecualian untuk (Messi). Kami dapat membuat struktur yang berbeda untuk kasus serupa, tetapi kami tidak dapat membuat kesepakatan khusus untuk individu."

"Kami bermaksud menyelesaikan masalah ini dengan seluruh staf dan semua karyawan dan kami akan melakukan segala kemungkinan untuk memastikan semua orang puas."

"Bergantung pada uang yang tersedia, kami tahu bahwa pendapatan kami akan turun sekitar 300 juta euro (sekitar Rp5,10 triliun) bila kami tidak dapat membuka stadion. Bahkan bila kami bisa, itu tidak akan terbuka penuh musim ini," tambahnya.

"Saya tidak akan membahas secara spesifik tentang Messi karena kami harus menyelesaikan negosiasi terlebih dahulu. Yang bisa saya katakan adalah ada kemauan dari Messi dan perwakilannya," tegasnya.

Barcelona adalah klub yang mengeluarkan uang terbanyak di antara klub-klub Eropa untuk menggaji para pemain mereka.

"Tidak ada alasan untuk menyembunyikan fakta bahwa gaji Barcelona adalah yang tertinggi di Eropa, tetapi saya ingin melihat ke masa depan dan hari ini saya bersama (Ramon) Planes, (Ronald) Koeman dan (Oscar) Grau, dan saya mengucapkan selamat kepada mereka tentang keberanian untuk bertaruh pada pemain muda, tidak banyak yang memiliki keberanian sebanyak itu," papar Tusquets.

"Kami berada di peringkat teratas dalam hal pengeluaran gaji, itu sekitar 70% dari total anggaran klub dan itu sangat banyak, tetapi kami sedang berusaha untuk mengatasinya," pungkasnya. (Ant/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya