Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Presiden Barcelona Resmi Mengundurkan Diri

Basuki Eka Purnama
28/10/2020 05:43
Presiden Barcelona Resmi Mengundurkan Diri
Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu(AFP/Josep LAGO)

PRESIDEN Barcelona Josep Maria Bartomeu resmi mengundurkan diri dari jabatannya dengan seluruh petinggi klub lainnya juga mengikuti langkahnya. Hal itu dilaporkan Goal, Rabu (28/10) dini hari WIB.

Keputusan Bartomeu tersebut diambil setelah beberapa bulan mendapat kritik setelah Barcelona dipermalukan Bayern Muenchen 2-8 di Liga Champions, serta permintaan mengejutkan Lionel Messi untuk meninggalkan klub tidak lama kemudian.

Meski Messi pada akhirnya memutuskan bertahan, Bartomeu tetap diminta  melepaskan jabatannya oleh para suporter selama beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Messi Dinilai Tidak Kerasan di Barcelona

Bartomeu secara resmi memiliki masa jabatan hingga tahun depan, dengan pemilihan presiden yang diadakan pada Maret tetapi anggota klub menyerukan mosi tidak percaya dalam upaya untuk segera menggulingkannya.

Sebanyak 20.687 suara dikumpulkan untuk mosi tersebut, melewati batas dari 16.250 tanda tangan yang diperlukan agar pemungutan suara dapat
dilanjutkan.

Dewan Barcelona berulang kali mencoba menunda pemungutan suara, tetapi pada Senin (26/10) waktu setempat, otoritas lokal menolak upaya klub untuk menunda proses tersebut.

Dengan begitu, pemungutan suara tetap dilanjutkan dalam beberapa pekan mendatang, tetapi hal tersebut tidak diperlukan lagi karena Bartomeu dan dewan direksi telah mengundurkan diri.

Bartomeu awalnya bergabung dengan jajaran petinggi Blaugrana di masa kepresidenan Joan Laporta dan mulai menjabat posisi presiden pada Januari 2014.

Ia menggantikan Sandro Rosell dan menjadi presiden ke-40 Barcelona saat ia menandatangani kontrak untuk menyelesaikan sisa masa jabatan Rosell setelah pengunduran dirinya.

Selama masa kepemimpinannya, Bartomeu menyaksikan Barca memenangi empat gelar La Liga serta satu trofi Liga Champions pada 2014-15. Tetapi, periode kepemimpinannya sebagian besar dianggap gagal di musim terakhirnya.

Bartomeu kesulitan membangun skuat yang kompetitif di bursa transfer sejak kepergian Neymar ke Paris Saint-Germain. Barca bahkan mengakhiri musim 2019-20 nirgelar.

Kekalahan 2-8 mereka dari Bayern hanya semakin memperparah situasi di Barcelona, dengan permintaan Messi untuk hengkang menjadi pukulan terakhir bagi Bartomeu.

Bartomeu mengakhiri waktunya di Barca setelah hampir tujuh tahun menduduki posisi tertinggi di klub Catalan tersebut. (Ant/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya