Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Sepak Bola Italia (FIGC) berharap para pemain menjalani tes untuk virus korona pada awal Mei sebagai persiapan sebelum kompetisi kembali bergulir.
Serie A telah dihentikan sementara sejak 9 Maret akibat pandemi global tersebut. Sejauh ini, belum ada tanggal resmi yang ditentukan agar kompetisi musim ini dapat dilanjutkan di Italia, dengan tersisa 12 putaran dan empat pertandingan yang masih berlangsung.
"Begitu kondisinya sesuai, kami akan menyelesaikan kompetisi," ujar Presiden FIGC Gabriele Gravina kepada Sky Sports.
Baca juga: FIGC Ngotot Gulirkan lagi Liga Italia
"Dalam waktu dekat, akan ada pertemuan. Kami akan menetapkan prosedur yang kemudian akan kami komunikasikan," sambungnya.
"Kami akan memulai, saya berharap pada awal Mei dengan tes untuk memastikan para pemain negatif dan pelatihan dapat dilakukan. Apakah kita akan bermain sepanjang musim panas? Kami tidak memiliki batas waktu, tetapi tujuannya adalah untuk menyelesaikan kompetisi," terangnya.
Italia telah menjadi salah satu negara yang paling parah terkena dampak pandemi virus korona dan para para pemain di sejumlah klub juga telah terinfeksi.
Juventus memimpin klasemen Serie A Italia sebelum kompetisi resmi dihentikan, mereka terpaut satu poin di depan Lazio dan sembilan poin dari Inter Milan di posisi ketiga. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved