Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMPETISI Serie A musim ini bisa diperpanjang sampai September atau Oktober. Hal itu dikatakan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina, Minggu (5/4).
Gravina memperkirakan akan ada banjir tuntutan hukum jika kompetisi tidak diselesaikan di lapangan.
Serie A sudah dihentikan sementara sejak 9 Maret karena pandemi virus korona yang sudah merenggut 15.887 nyawa di Italia. Sejumlah presiden klub meminta musim ini dibatalkan.
"Satu-satunya cara serius dalam menangani darurat untuk hal semacam ini adalah menuntaskan musim kompetisi 2019-2020 tahun ini," kata Gravina kepada program televisi RAI bertitel Domenica Sportiva.
Baca juga: Warganet Buat Petisi Agar Atalanta Dinyatakan Scudetto
"Kami mengerjakan seluruh rangkaian solusi yang mungkin untuk mengelola situasi ini dengan cara sebaik mungkin."
"Bisakah itu finis pada September atau Oktober? Itu salah satu hipotesis. Itu satu cara menghindari tidak hanya merusak musim 2019-2020, namun juga musim 2020-2021," tambahnya.
Gravina menjelaskan seandainya musim ini dibatalkan, sepak bola Italia akan menghadapi banjir gugatan hukum dari semua yang menganggap telah dirugikan hak dan kepentingan mereka.
Dan itu termasuk tim-tim yang terdegradasi dan tim-tim yang tidak lolos ke kancah Eropa musim depan.
"Kami hanya menghindarkan risiko kejuaraan diselesaikan hanya di ruang pengadilan," pungkas Gravina.
Kamis pekan lalu, UEFA menyeru semua liga di seluruh Eropa untuk menuntaskan musim ini begitu kompetisi dibuka lagi.
Gravina menyebut 17 Mei sebagai tanggal yang mungkin untuk dibukanya lagi kompetisi. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved