Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
FIFA sedang mengkaji rincian dana untuk membantu kesulitan finansial sejumlah klub yang terdampak wabah virus korona (Covid-19). Kemungkinan, otoritas sepak bola dunia itu akan mengeluarkan miliaran dolar dari dana simpanan mereka.
Sebuah kelompok kerja dibentuk FIFA untuk memetakan masalah yang ditimbulkan karena penundaan berbagai kompetisi akibat pandemi virus korona dan pekan ini diharapkan sudah ada hasil bagaimana pola penyaluran dana bagi klub-klub yang terdampak.
Juru bicara FIFA menyatakan pihaknya menyadari ada ancaman finansial serius bagi klub-klub sepak bola karena pandemi virus korona.
"Hal ini bakal merusak kemampuan para anggota FIFA dan berbagai organisasi sepak bola seperti liga dan klub untuk mengembangkan, membiayai, dan menjalankan aktivitas sepak bola mereka di semua level, baik profesional, amatir, pembinaan, maupun akar rumput," ungkap juru bicara FIFA.
Baca juga: Gara-Gara Covid-19, Spurs Pangkas 20% Gaji Karyawan
"Bisa diprediksi di banyak belahan dunia mereka yang terlibat dalam sepak bola putra maupun putri akan terjebak dalam kesulitan ekonomi kritis," imbuhnya.
Oleh karena itu, mengingat FIFA punya kondisi keuangan yang cukup sehat, sudah sewajarnya mereka menginisiasi bantuan.
Hal itu selaras dengan pernyataan Gianni Infantino saat berkampanye pemilihan presiden FIFA pada 2016 yang menyatakan: "Uang FIFA adalah uang para anggota, bukan kepunyaan Presiden FIFA".
Saat ini, hampir semua kompetisi sepak bola di dunia tengah ditangguhkan karena pandemi virus korona, yang bahkan memaksa Piala Eropa dan Copa America ditunda ke tahun depan.
Sebelumnya, dalam bocoran dokumen internal FIFA, mereka berinisiatif mengatur regulasi agar kontrak para pemain, pelatih dan staf setiap klub bisa berlaku hingga musim ini berakhir selepas penangguhan rampung. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved