Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Garuda Select II harus mengakui keunggulan Inter Milan U-17 dengan skor 2-3 dalam laga pertandingan uji coba di Sunning Development Youth Center, Milan, Italia, Rabu (22/1).
Sejatinya, Garuda Select II mampu memberikan tekanan intensif kepada Inter U-17 yang dinakhodai Christian Chivu itu. Aksi Bagus Kahfi di menit ke-5 nyaris membuat Kiper Inter membawa bola dari gawangnya.
Alih-alih unggul cepat, Fajar Fathur Rahman dkk. harus tertinggal gol terlebih dahulu di awal laga, tepatnya enit ke-9.
Bagus Kahfi lagi-lagi sukses mencuri perhatian dengan menciptakan peluang melalui penetrasi ke jantung pertahanan Inter. Sayangnya, sepakan pemain kembar itu masih melebar.
Tim Garuda Select II semakin menemukan pola permainannya dan akhirnya mampu mencetak angka penyeimbang melalui striker muda Barito putera, Bagus Kahfi.
Baca juga : Garuda Select Rintis Impian ke Piala Dunia
Semangat tim Garuda semakin menjadi setelah sayap kanan Ferdiansyah membawa Garuda Select unggul 2-1 atas Inter.
Kedudukan 2-1 untuk Garuda Select II bertahan hingga babak pertama usai. Sang pelatih Inter, Chivu tak ingin melihat anak asuhnya dikalahkan Garuda Select di kandang sendiri.
Ia pun meminta pasukannya untuk lebih menggempur pertahanan Garuda Select. Pola permainan yang lebih agresif ditunjukkan skuad Inter. Hasilnya Inter mampu menyamakan kedudukan, sehingga skor menjadi 2-2.
Sial bagi Garuda Select yang harus kehilangan Ferdiansyah yang cedera cukup parah pada kaki kirinya. Hal ini membuat inter semakin menggeber serangan demi mencuri kemenangan.
Pertahanan Garuda Select pun goyah, sehingga Inter U-17 berhasil mencetak gol penentu kemenangan menjadi 3-2. Hingga wasit meniup peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah untuk kemenangan Inter U-17 3-2 atas Garuda Select.
"Laga kita kalah, kita sempat unggul tapi ya sepak bola ada menang ada kalah. Kita unggul di babak pertama tapi harus kalah di babak kedua. Mungkin kalau melawan tim seperti Inter dan Juve kita tak boleh bikin salah sekecil apapun ya, jangan sampai kita bikin salah, jadi kita dikasih hukuman," tutur Bagus usai laga. (OL-7)
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved