Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SAAT Manchester United ditangani Sir Alex Ferguson, para penggawa ‘Setan Merah’ mendapat dispensasi untuk berpesta bahkan sampai mabuk sekalipun. Menurut mantan pemain Manchester United, Nani, kelonggaran itu diberikan Sir Alex sebagai kompensasi atas perjuangan keras pemain.
Menurut Nani, Sir Alex menutup mata terhadap para pemainnya yang berlatih dalam keadaan mabuk selama periode perayaan khusus, seperti Natal dan Tahun Baru. Pemain sayap asal Portugal itu mengatakan mantan bosnya memiliki keterampilan manajemen yang baik sehingga dia membiarkan para pemainnya untuk mabuk.
“Pada Tahun Baru, kami bahkan bisa pergi ke pelatihan mabuk dan pelatih tidak peduli. Kami telah bermain tanpa henti sepanjang tahun. Jika suatu hari nanti kami mabuk, itu ialah momen relaksasi,” ujarnya.
Nani mengabiskan kurang lebih delapan tahun kariernya sejak 2007-2015 di Old Trafford. Dalam kurun waktu tersebut, Nani mengalami masa kejayaan MU bersama Ferguson. (thesun/Ykb/R-1)
Sejumlah klub besar Eropa, termasuk Real Madrid, Atletico Madrid, dan Bayern Munich, disebut berminat meminjam Mainoo.
Posisi manajer asal Portugal itu mulai dipertanyakan sejak Setan Merah gagal meraih hasil maksimal di awal musim.
SETELAH tersingkir secara memalukan dari ajang Piala EFL, Manchester United harus segera mengalihkan fokus mereka ke Liga Primer.
Chelsea dan Manchester United menyetujui biaya transfer sebesar 40 juta pound (Rp884 miliar).
MU harus angkat koper lebih cepat dari setelah kalah adu penalti 11-12 dari Grimsby.
MU tampil buruk sejak awal. Tuan rumah unggul dua gol di babak pertama melalui Charles Vernam dan Tyrell Warren.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved