Rabu 11 Desember 2019, 06:50 WIB

Garuda Muda Perpanjang Puasa Emas

Budi Ernanto Laporan dari Manila | Sepak Bola
Garuda Muda Perpanjang Puasa Emas

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Kapten timnas U-22 Indonesia Andy Setyo (kedua kanan) dan penjaga gawang Nadeo Arga Winata tertegun saat pemain timnas Vietnam mencetak gol.

 

TIMNAS U-22 Indonesia harus puas meraih medali perak di cabang sepak bola SEA Games 2019 setelah kalah 0-3 dari Vietnam dalam laga final di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, kemarin. Kekalahan itu juga menandai gagalnya timnas Indonesia mengakhiri puasa medali emas cabang sepak bola yang terakhir kali diraih pada SEA Games 1991 di Manila.

Meskipun demikian, pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri, seusai pertandingan, menilai permainan yang disuguhkan anak-anak asuhannya lebih baik daripada di laga-laga sebelumnya. "Kita tidak masuk final sudah enam tahun, jadi sebenarnya lebih baik dari enam tahun sebelumnya."

Kekalahan tersebut merupakan yang kedua bagi Indonesia dari Vietnam di SEA Games kali ini. Sebelumnya Indonesia kalah 1-2 di fase grup.

Dalam laga final kemarin malam, skuad 'Garuda Muda' tidak banyak memiliki peluang untuk menciptakan gol. Vietnam membuka keunggulan melalui tandukan Doan Van Hau pada menit ke-39. Van Hau leluasa menyundul bola dari umpan tendangan bebas yang gagal ditepis kiper Nadeo Arga Winata.

Di babak kedua, Indra Sjafri memasukkan Egy Maulana Vikri menggantikan Witan Sulaiman untuk menambah daya gedor lini depan 'Garuda Muda'. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, Indonesia malah kembali tertinggal melalui sepakan Do Hung Dung pada menit ke-59.

Setelah Indonesia tertinggal dua gol, Indra menarik keluar Sani Rizki dan memasukkan striker Muhammad Rafli untuk makin menambah daya serang 'Garuda Muda'. Akan tetapi, Indonesia tetap tidak bisa membobol gawang Vietnam yang dikawal kiper Nguyen Van Toan.

Sebaliknya, Vietnam yang diasuh pelatih Park Hang-seo mampu memperbesar keunggulan menjadi 3-0 melalui gol kedua Doan Van Hau. Skor 3-0 tersebut bertahan hingga laga usai. "Vietnam unggul pada bola set piece. Selama dilatih coach Park, sirkulasi bola dan pergerakan pemain lebih baik. Pemain Vietnam bermain dengan spirit yang luar biasa. Kami ucapkan selamat untuk Vietnam," tukas Indra.

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Asisten pelatih Timnas U-22 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto (kanan) menghibur pesepak bola Osvaldo Haay (kiri) seusai kalah dari Timnas Vietnam dalam final sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina.

 

Sementara itu, SEA Games 2019 akan berakhir hari ini. Upacara penutupan digelar di Stadion Atletik, New Clark City, Tarlac. Fi-lipina memastikan diri menjadi juara umum dengan raihan 149 medali emas. Adapun Indonesia harus puas berada di posisi keempat dengan 72 emas. (Beo/Faj/X-11)

 

SEA Games 2019 | Hlm 17-18                                           

Baca Juga

Twitter @Arsenal

Arsenal Resmi Dapatkan Odegaard

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Kamis 28 Januari 2021, 12:41 WIB
Gelandang 22 tahun tersebut memang baru tampil sembilan kali musim ini bersama Real Madrid dan sang pemain menginginkan waktu bermain lebih...
AFP/Richard Heathcote

Tuchel Akui Chelsea tidak Berpeluang Juara

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 28 Januari 2021, 12:21 WIB
Chelsea, yang tertinggal lima poin dari peringkat empat klasemen West Ham United, hanya memenangkan dua dari sembilan laga terakhir...
AFP/MIGUEL MEDINA

Pirlo Senang Bertemu Inter Milan di Semifinal Coppa Italia

👤 Akmal Fauzi 🕔Kamis 28 Januari 2021, 10:09 WIB
Laga itu sangat penting bagi Pirlo untuk membalaskan dendam atas kekalahan atas Inter 0-2 di Serie A pada 18 Januari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya