Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BEK Napoli Kalidou Koulibaly menolak meninggalkan Italia untuk menghindari rasisme. Ia menegaskan sebagai pemain, hengkang dari Negeri Pizza menunjukkan kekalahan dari rasisme.
"Meninggalkan Italia untuk menghindari rasisme? Itu hanya akan memberi alasan untuk pelaku (untuk terus berlaku rasisme)," kata Koulibaly kepada L'Equipe.
Bek asal Senegal itu merasa Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) harus memberi sanksi tegas. Pesepak bola 28 tahun itu menilai FIGC tidak pernah memberi sanksi tegas kepada pelaku rasisme.
Baca juga: Aksi Rasisme Pendukung Bulgaria Buat Mings Kecewa
"Mereka yang seharusnya pergi. Kami harus bertahan, menunjukkan bahwa kami tidak terpengaruh," tegasnya.
"Saya tidak pernah melihat ada fans yang dilarang masuk stadion, denda dalam jumlah besar, pengurangan poin. Kita harus memberi hukuman untuk membuat mereka jera," pungkasnya.
Koulibaly merupakan satu dari sekian banyak pesepak bola kulit hitam di Italia yang mendapat perlakuan rasisme. Mantan penyerang Juventus Moise Kean dan penyerang Inter Milan Romelu Lukaku juga mendapat perlakuan rasisme dari suporter Cagliari. (Medcom/OL-2)
Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Como berhasil menembus semifinal Coppa Italia.
Preview Napoli vs Como perempat final Coppa Italia 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Conte vs Fabregas.
Napoli kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A. Antonio Vergara cetak gol perdana, namun Napoli harus kehilangan Di Lorenzo.
Preview big match Serie A 2025/26 antara Napoli vs Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona. Analisis taktik Antonio Conte vs Palladino dan prediksi skor.
Dua gol dari Joao Pedro di babak kedua memastikan kemenangan Chelsea, sekaligus mengakhiri perjalanan Napoli di kompetisi Eropa musim ini.
Menurut Rosenior, tingginya level persaingan membuat tidak ada laga yang bisa dianggap mudah, baik di Liga Champions, Serie A, maupun Premier League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved