Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PELATIH Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengaku kesal Setan Merah akan menghadapi AZ Alkmaar di lapangan sintesis pada laga kedua Liga Europa 2019--2020. Ia menilai lapangan tersebut tidak memiliki kualitas terbaik.
Pertandingan itu memang tidak akan digelar di Stadion AFAS, markas Alkmaar. Pasalnya, sebagian atap tribunnya roboh akibat badai beberapa waktu lalu sehingga laga pun dipindah ke Cars Jeans Stadion yang merupakan kandang ADO Den Haag yang menggunakan rumput sintetis.
"Saya terkejut mereka memilih bermain di lapangan ini ketika saya melihatnya. Saya sudah terbiasa dengan lapangan astroturf di Norwegia, itu bukan yang terbaik yang pernah saya lihat," kata Solskjaer.
Baca juga: Berkostum MU di Masa Kecil
"Kami punya standar di Norwegia dan semuanya modern dan baru tetapi aman, saya tidak bermaksud mengatakanya, tapi itu bukan yang terbaru," tambahnya.
Manchester United sementara masih memimpin Grup L dengan torehan tiga poin usai 1-0 atas Astana di matchday pertama. Alkmaar dan Partizan Belgrade di posisi dua dan tiga dengan satu poin, sementara Astana di posisi juru kunci. (Medcom/OL-2)
MARCUS Rashford benar kalau mengatakan bahwa klub kesayangannya, Manchester United, belum berubah
Sejumlah klub besar Eropa, termasuk Real Madrid, Atletico Madrid, dan Bayern Munich, disebut berminat meminjam Mainoo.
Posisi manajer asal Portugal itu mulai dipertanyakan sejak Setan Merah gagal meraih hasil maksimal di awal musim.
SETELAH tersingkir secara memalukan dari ajang Piala EFL, Manchester United harus segera mengalihkan fokus mereka ke Liga Primer.
Chelsea dan Manchester United menyetujui biaya transfer sebesar 40 juta pound (Rp884 miliar).
MU harus angkat koper lebih cepat dari setelah kalah adu penalti 11-12 dari Grimsby.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved