Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

ABDI Sodorkan Dua Skema Pembiayaan Bangun PSSI

Mediaindonesia.com
09/9/2019 20:45
ABDI Sodorkan Dua Skema Pembiayaan Bangun PSSI
ABDI untuk PSSI 2.0(Istimewa)

CEO Nine Sport Arif Putra Wicaksono dan CEO Bandung Premier League Doni Setiabudi akan bahu membahu untuk memenangkan pemilihan pengurus PSSI pada periode mendatang. Keduanya telah mendeklarasikan diri dengan slogan ABDI untuk PSSI 2.0.

Deklarasi ini dimulai dengan pemaparan skema pembayaran biaya pembangunan sepak bola Indonesia berstandar FIFA Club Licensing. Mereka optimistis skema tersebut dapat mengantarkan Indonesia menuju emas di AFF 2022 bermaterikan pemain muda dan pelatih dunia sekelas Frank de Boer.

Baca juga: Stamina Pemain Timnas Jadi Pekerjaan Rumah McMenemy

"Kami memiliki dua skema pembiayaan. Pertama investasi asing dan kedua ialah skema permodalan dengan dana KUR (Kredit Usaha Rakyat)," kata Arif yang merupakan calon ketua umum PSSI dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (9/9).

Menurut Arif, investasi asing itu berasal dari sebuah perusahaan Eropa yang saat ini sedang mengerjakan dua stadion di Qatar untuk World Cup 2022, yaitu Stade Khalifa dan Stade al Janoub. Perusahaan tersebut tertarik untuk membiayai pembangunan beberapa stadion di Indonesia, bahkan membiayai dan menyiapkan tim dengan pengalaman memenangkan London Olympic 2012 dan bidding World Cup 2030/34.

"Yang artinya mereka siap dengan investasi besar, namun tentu tujuan utama mereka adalah bisnis properti," imbuhnya.

Doni menambahkan, investasi asing tidak boleh membuat PSSI menjadi ketergantungan. Keduanya sepakat untuk menjadikan PSSI tuan rumah di negeri sendiri. Oleh karena itu, skema permodalan dengan dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang tingkat penyerapannya masih belum maksimal akan dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Peruntukan dana KUR adalah menyejahterakan masyarakat grassroot dan di saat bersamaan sepak bola Indonesia harus segera dibangun dengan biaya yang sangat besar. Maka membangun Indonesia melalui sepakbola dengan dana KUR adalah solusi yang tepat," papar Doni yang merupakan wakil calon ketua umum PSSI tersebut.

Ia memastikan 100 ribu fan Persija dan Persib akan mendapatkan Rp2,5 triliun. Tidak hanya itu, dengan asistensi dan supervisi dari klub Eropa dan dana KUR pada koperasi Persija, maka dalam 1 atau 2 tahun standar kriteria FIFA Club Licensing klub di Indonesia akan sama dengan Thailand, Jepang, dan dalam 4-5 tahun ke depan Indonesia akan mempunyai masa depan yang cerah.

"Kami akan membangun timnas dengan koperasi, mempekerjakan pelatih sekelas Frank de Boer dengan program 3 tahun menuju AFF 2022 bersama Timnas U-18, TC (training camp) jangka panjang selama masa pembangunan klub di Liga Indonesia, dan juga mempersiapkan pada pemain muda agar bisa kontrak di Eropa saat berumur 18 tahun nanti," tandas dia. (*/A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya