Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Dua Skema Formasi Berjalan Mulus

Yakub Pryatama Wijayaatmaja
29/8/2019 03:20
Dua Skema Formasi Berjalan Mulus
Pelatih tim nasional Indonesia senior Simon McMenemy (tengah) memberikan arahan kepada pemain timnas saat sesi latihan di Stadion Pakansari(ANTARA /Yulius Satria Wijaya/pd.)

TIM nasional (timnas) Indonesia menjalankan dua skema formasi dengan baik saat mengalahkan klub Liga 1 Bhayangkara FC 2-0 pada laga uji coba tertutup di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, kemarin sore.

Di bawah guyuran hujan deras, timnas arahan Simon McMenemy itu mencetak gol pembuka lewat eksekusi penalti menit ke-37 yang dilakukan striker naturalisasi Alberto Goncalves. Gol kedua timnas sukses dilesakkan gelandang andalan Arema FC, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, melalui sundulan pada menit ke-63.

McMenemy senang dengan hasil akhir yang ditorehkan setelah di laga uji coba sebelumnya menang 4-0 atas Persika Karawang. Namun, ia sedikit menyayangkan hujan yang cukup deras di sepanjang pertandingan.

"Tes yang bagus untuk kedua tim, saya senang pemain bisa mengikuti instruksi yang saya berikan," tutur eks pelatih timnas Filipina itu.

Saat laga berjalan, McMenemy terus mencoba mematangkan dua skema yang akan digunakan saat melawan Malaysia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9). Setidaknya terdapat dua skema formasi yang berbeda diterapkan McMenemy saat menghadapi Bhayangkara FC, yakni 4-2-3-1 dan 3-4-3.

"Pada 20 menit terakhir kita ganti formasi, saya senang anak-anak bisa cepat adaptasi dengan dua variasi formasi yang berbeda," ujar McMenemy.

Selama satu pekan berlatih di Bogor, McMenemy mengaku tak memiliki kendala apa pun. Namun, kendala yang paling ia rasakan ialah sulitnya mengumpulkan seluruh pemain. Maklum, hingga saat ini 26 pemain yang dipanggil oleh McMenemy masih belum komplet.

Ia juga ingin memfokuskan skuatnya untuk bisa menjaga keseimbangan latihan dan istirahat.

"Mereka kan capek habis main di Liga 1, jadi kita harus berpikir untuk menjaga keseimbangan latihan dan istirahat. Karena kita juga tak bisa memaksakan mereka untuk latihan keras jika kondisi sedang buruk," tutur McMenemy.

McMenemy bahkan secara khusus mengapresiasi pencetak gol kedua timnas, Hanif. Ia melihat Hanif punya paket komplet untuk menjadi seorang gelandang.

"Hanif bisa cover di tengah, dan ia bisa cetak gol memakai kepala. Saya juga melihat ia bisa menjadi pemain luar biasa di masa mendatang," ucap pelatih asal Skotlandia tersebut.

Setelah kemenangan dalam laga uji coba melawan Bhayangkara FC itu, timnas akan bertolak ke Jakarta guna melanjutkan pelatnas jelang lawan Malaysia Kamis (5/9) serta Thailand (10/9) pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Timnas Indonesia berada di Grup G bersama Uni Emirat Arab, Vietnam, Thailand, dan Malaysia.

Harga tiket

Di bagian lain, PSSI memberikan jawaban atas kritik terkait mahalnya harga tiket Kualifikasi Piala Dunia 2020. Harga tiket yang dipatok PSSI itu sudah termasuk asuransi dan merchandise.

PSSI menjual tiket dalam lima kategori. VIP Barat dihargai Rp1 juta, VIP Timur Rp750 ribu, Kategori 1 Rp350 ribu, Kategori 2 Rp175 ribu, dan Kategori 3 Rp125 ribu.

"Suporter adalah pemain ke-12. Karena itu, kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik," kata Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Marshal Masita, di laman resmi PSSI. (Medcom/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya