Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH timnas Indonesia U-15 di Piala AFF U-15 2019 di Thailand, belum terbendung. Tim yang dilatih Bima Sakti tersebut kembali meraih kemenangan di laga kedua penyisihan Grup A.
Menghadapi Singapura, Garuda Asia, julukan timnas Indonesia U-15 meraih poin penuh kedua setelah menundukkan Singapura 3-0 di Institute of Physical Education Chonburi Campus Stadium. Di laga pertama, Indonesia menundukkan Vietnam 2-0.
Mendominasi pertandingan, Marselino Ferdinan dan kolega membuka kemenangan atas Singapura saat laga memasuki menit ke-18. Umpan matang Alfin Farhan dapat dimaksimalkan Marselino untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Di babak kedua, Garuda Asia terus menekan pertahanan Singapura. Hasilnya, dua gol tambahan berhasil dicetak melalui Wahyu Agung (71') dan M Faizal beberapa saat jelang laga berakhir. "Kemenangan ini merupakan bukti kerja keras yang dilakukan pemain selama ini," ujar Bima.
Raihan poin sempurna di dua laga awal membuat peluang Indonesia lolos ke babak selanjutnya terbuka lebar. Indonesia saat ini berada di posisi dua Grup A dengan poin enam dari dua laga.
Kemenangan atas Vietnam dan Singapura juga menjadi modal besar Indonesia saat menghadapi tim kuda hitam, Timor Leste di laga ketiga, Rabu (31/7). Timor Leste yang menang menang telak 7-1 atas Filipina di laga pertama, meraih kemenangan kedua dengan membekuk Myanmar 3-1. Tim besutan Andy Susanto tersebut kini menduduki peringkat pertama dengan poin enam tetapi unggul selisih gol atas Indonesia.
Menghadapi Timor Leste, Bima mengakui masih ada sejumlah perbaikan yang harus dilakukan. Apalagi, Timor Leste telah menunjukkan kekuatan dengan meraih kemenangan meyakinkan di dua laga awal.
"Banyak yang harus kami evaluasi. Saya juga mengingatkan pemain jangan sombong dengan kemenangan yang telah diraih. Melawan Timor Leste dipastikan akan lebih berat," ungkap Bima
Tetap di Makassar
Di sisi lain, PSSI memutuskan laga tunda leg kedua final Piala Indonesia 2018/2019 antara PSM Makassar dan Persija Pusat, akan digelar 6 Agustus mendatang. Lokasi pertandingan tetap di Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar.
"Surat penetapan jadwal pertandingan ini sudah kami sampaikan kepada kedua klub.PSSI yakin panitia penyelenggara lokal PSM Makassar dapat menyelenggarakan pertandingan sesuai dengan standar organisasi pertandingan yang telah ditetapkan," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.
Sebelumnya, PSSI membatalkan laga PSM dan Persija yang sedianya berlangsung Minggu (28/7) di Stadion Andi Mattalatta. Keputusan pembatalan itu diambil karena PSSI menilai kondisi keamanan dinilai tidak kondusif.
Untuk menjadi juara, PSM butuh kemenangan dengan selisih minimal dua gol. Di leg pertama yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 21 Juli lalu, Juku Eja, julukan PSM menyerah 0-1. (*/R-1)
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved