Headline

Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.

Juku Eja Tetap Tuntut Hak

Despian Nurhidayat
29/7/2019 02:40
Juku Eja Tetap Tuntut Hak
Para pemain PSM Makassar(ANTARA)

KARENA alasan keamanan, laga leg kedua final Piala Indonesia 2018/2019 antara tuan rumah PSM Makassar dan Persija Jakarta yang sedianya digelar di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, kemarin, batal diselenggarakan. Pembatalan tersebut diumumkan PSSI beberapa saat sebelum kick off dan ribuan pendukung PSM sudah memadati stadion.

"Atas dasar pertimbangan keamanan dan kenyamanan, laga final kedua Kratingdaeng Piala Indonesia kami tunda," ungkap Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria dalam siarannya pers PSSI kemarin.

Keputusan tersebut diambil PSSI menyusul protes kubu Persija atas ulah pendukung PSM. Saat menjalani latihan pada Sabtu (27/7), skuad persija mendapat teror dari pendukung PSM.

Saat menuju hotel seusai latihan, bus yang ditumpangi tim Persija dilempari batu oleh pendukung PSM. Tidak hanya merusak bus, aksi tidak simpatik fan PSM juga melukai anggota tim 'Macan Kemayoran'. Persija juga mengeluhkan gangguan yang mereka alami di hotel tempat menginap.

Keputusan tersebut disambut gembira Persija. CEO Persija Ferry Paulus mengatakan PSSI sudah melakukan hal yang tepat dengan menunda pertandingan ini. "Kami sangat menghormati keputusan PSSI menunda pertandingan final leg 2 karena kondisi keamanan," ungkap Ferry.

Ferry menambahkan, Persija siap untuk bertanding di mana pun."Persija sejatinya siap main di mana pun dan kapan pun," tegas Ferry.

 

Harus tetap di Makassar

PSSI belum memutuskan kapan dan di mana laga leg kedua final Piala Indonesia 2019 yang tertunda ini akan dilangsungkan. Namun, kubu PSM meminta laga tunda tersebut tetap digelar di Makassar.

CEO PSM Munafri Arifuddin menegaskan, 'Juku Eja', julukan PSM Makassar, harus tetap mendapatkan haknya menjadi tuan rumah leg kedua babak final. Menurutnya, kapan pun PSM siap menjalani laga tunda itu dengan syarat harus berlangsung di Makassar.

"Laga ini (leg kedua) harus tetap dimainkan di Makassar. Jika digelar di tempat lain, kami tidak akan ikut turnamen ini lagi," tegasnya.

Soal masalah jaminan keamanan yang menjadi dasar keputusan PSSI, Munafri menyebut hal itu seharusnya tidak perlu dikhawatirkan Menurutnya, panpel sudah menyiapkan personel keamanan empat kali lipat dari jumlah biasa.

"Ada jaminan dari Kapolda Sulsel serta Kapolrestabes Makassar. Kami juga sudah mendatangi Persija dan minta mereka main," imbuhnya.

Ketua Panpel PSM Makassar Ali Gauli menyayangkan terjadinya penundaan pertandingan. Menyikapi keputusan PSSI tersebut, manajemen dan panpel akan berkoordinasi dengan PSSI soal kapan laga tunda tersebut akan digelar.

"Seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan final leg kedua Piala Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas tertundanya pertandingan hari ini (kemarin). Manajemen dan panpel PSM Makassar berkomitmen untuk mengembalikan pembelian tiket yang sudah dilakukan penonton," jelasnya. (LN/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya