Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

PSSI Sepakati Percepat Kongres

Cahya Mulyana
27/7/2019 23:32
PSSI Sepakati Percepat Kongres
Plt Ketua Umum PSSI Iwan Budianto (kiri) didampingi Sekjen Ratu Tisha Destria (kanan) di Jakarta, Sabtu (27/7).(Antara)

PSSI mempercepat rencana menggelar kongres untuk memilih ketua umum dan pengurus baru dari 25 Januari 2020 menjadi 2 November.

"Kan dinamikanya kita yang bisa merasakan. Bagaimana harapan KLB bisa dipercepat. Maka kita percepat Kongres ke 2 November (2019)," papar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Iwan Budianto seusai kongres luar biasa (KLB) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (27/7).

Pada kesempatan itu hadir Deputi IV Bidang Pengembangan Prestasi Olahraga Kemenpora Yuni Poerwanti, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman, Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria, Anggota Komite Eksekutif PSSI Gusti Randa, delegasi dari FIFA Sanjeevan C Balasingam dan Luca Nicola, serta Purushottam Kattel dari AFC.

Selain itu juga hadir 86 pemilik suara KLB yang terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, Asosiasi Futsal dan Asosiasi Sepak bola wanita.

Menurut Iwan, sebagian pemilik suara Kongres PSSI menginginkan agenda pemilihan ketua umum dipercepat. Saran itu langsung diterima dengan tujuan menjaga soliditas seluruh elemen federasi sepak bola Indonesia.

"Landasan lain dari percepatan itu juga karena ada beberapa komite eksekutif yang tersangkut masalah pidana juga termasuk Pak Djoko (Driyono). Ya inilah keputusan PSSI ingin mempercepat pemilihan untuk periode ke depan," tambahnya.

Dengan begitu, lanjut dia, pada November semua pemilik suara akan memilih 15 Komite Eksekutif PSSI yang terdiri dari Ketua Umum dan dua Wakil Ketua Umum, serta 12 anggota.

Namun kata Iwan, PSSI terlebih dahulu akan melayangkan surat pemberitahuan kepada induk organisasi yaitu FIFA. Tujuannya hanya sebatas pemberitahuan karena pelaksanaan forum tertinggi di federasi sepak bola itu ditentukan oleh kesepakatan pemilik suara, bukan FIFA.

"Setelah ini emergency meeting, besok kita menyampaikan saja (ke FIFA) bahwa kongres pemilihan dimajukan," katanya.

Untuk calonnya, kata dia masih sangat terbuka karena proses pendaftaran belum dibuka. Nantinya pemilik suara akan menyodorkan kandidat yang dipandang pas dan akan diverifikasi oleh Komite Pemilihan.

"Awalnya ketika kongres Januari, semua tahapan dimulai November. Tapi dengan rencana maju menjadi Novemberm tahapannya harus segera. Maka kita akan lakukan emergency meeting malam ini," pungkasnya.

Pada kesempatan itu, KLB menyepakati Komite Pemilihan dengan masa jabatan hingga 2023 dengan Ketua Syarif Bastaman, Wakil Ketua Harbiansyah Hanafiah, kemudian anggotanya yaitu Irawadi D Hanafie, Daliman Dalimunthe, Maurice Tuguis, Soedarmaji, dan Rocky Bebena.

Sementara untuk Komite Banding Pemilihan dipimpin Erwin Tobing sebagai Ketua, Wakil Ketua Djoko Tetuko dan anggotanya Ponaryo Astaman, M Nigara dan Alfis Primatra. (X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya