Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAKHIRNYA masa tugas Satgas Antimafia Bola bentukan Polri, tidak menyurutkan tekad Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) untuk membersihkan sepak bola Indonesia dari mafia.
KPSN akan menggandeng omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas laku buruk para mafia yang merusak dunia sepak bola Indonesia. Sampai berakhir masa tugasnya pada 21 Juni 2019, Satgas Antimafia Bola menetapkan 17 orang sebagai tersangka.
"Kami sudah meminta KPK untuk melakukan audiensi.
Jangka panjang membersihkan PSSI dan persepakbolaan nasional dari praktik suap dan korupsi, KPSN telah mendaftarkan komisionernya sebagai calon pimpinan KPK," ungkap Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono di Jakarta, Rabu (3/7).
Baca juga: Bradl Gantikan Lorenzo di MotoGP Jepang
Selain ingin membersihkan PSSI dengan memberantas macth fixing, KPSN juga ingin mengembalikan PSSI ke khittah kelahirannya pada 19 April 1930 di Yogyakarta, yakni menjadikan sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa dan sarana menyejajarkan diri dengan bangsa-bangsa lain yang lebih maju melalui prestasi sepak bola Indonesia.
"Itulah visi dan misi KPSN. Kami sama sekali tidak memiliki agenda pribadi. Kami tidak berambisi menduduki jabatan tertentu di PSSI. Kami menaruh perhatian terhadap PSSI, itu semata-mata karena kecintaan kami kepada PSSI dan bangsa ini.
Siapa pun yang kelak memimpin PSSI, silakan saja, yang penting visi dan misi KPSN terakomodasi," paparnya.
Lebih jauh, Suhendra mengatakan Presiden Joko Widodo telah memberikan perhatian terhadap berbagai masalah di persepakbolaan Indonesia seperti kasus match fixing hingga mandulnya prestasi sepak bola nasional.
"Untuk itu, sebagai insan sepak bola yang mendambakan negeri ini berprestasi di kancah dunia, sudah sepatutnya kita memberikan dukungan atas perhatian yang telah Bapak Jokowi berikat," jelasnya. (RO/R-1)
Selain itu, Adhi mengatakan pihaknya juga membuka penjualan tiket Corporate Box yang menawarkan pengalaman menonton dengan fasilitas khusus dengan harga Rp3,5 juta per tiket.
Souza memastikan bakal mempersiapkan tim dengan matang dalam menatap laga tersebut untuk bisa mendapatkan hasil maksimal.
Juru taktik asal Spanyol itu menekankan bahwa satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal saat melawan tim sekelas Persib. Namun, ia optimistis anak asuhnya bisa memberikan kejutan.
Setali tiga uang, Dewa United datang ke Lampung dengan kondisi yang tak kalah memprihatinkan. Tangsel Warriors, julukan Dewa United, masih tertahan di peringkat ke-14.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan timnya datang ke Kediri dengan target poin penuh.
KONGRES Biasa PSSI yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (4/6) menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya perubahan Statuta PSSI yang akan memberikan peran besar kepada daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved