Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Menang, Bajul Ijo masih Rapuh

(FL/Cah/R-2)
02/7/2019 03:00
Menang, Bajul Ijo masih Rapuh
Pesepak bola Persebaya Ruben Karel Sanadi (tengah) mencoba melewati hadangan pesepak bola Persela Kei Hirose (kiri)(ANTARA FOTO/Moch Asim)

PERSEBAYA Surabaya sukses memetik poin penuh setelah menumbangkan Persela Lamongan 3-2 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (1/7).

Dengan hasil tersebut Persebaya kini merangkak ke peringkat kelima klasemen sementara dengan angka delapan, hasil lima kali tanding. Ini kemenangan kandang pertama musim ini yang diraih Irfan Jaya dan kawan-kawan.

Pelatih ‘Bajul Ijo’ Djajang Nurjaman seusai pertandingan memberikan catatan terhadap penampilan anak asuhnya. Pembenahan lini pertahanan menjadi hal krusial, apalagi sebagai tim tuan rumah, mereka kebobolan lebih dulu. Bahkan, mereka dua kali tertinggal dari tim tamu.

“Meski menang banyak, pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, terutama evaluasi di sektor pertahanan. Dalam beberapa pertandingan selalu kecolongan di menit-menit pertama,” tegas Djajang.

Di laga yang disaksikan sekitar 20 ribu pasang mata, Persebaya sempat kecolongan lewat gol cepat Lucky Wahyu di menit ketiga.

Setelah tertinggal satu gol, Persebaya terus melakukan tekanan ke pertahanan ‘Laskar Joko Tingkir’. Tandukan Oktafianus Fernando di menit ke-17 menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Kedudukan itu bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua Djajang mengubah strategi permainan dengan memasukkan Amido Balde. Strategi berhasil. Pertahanan Persela terus-menerus dibombardir ujung tombak Persebaya.

Meski menyerang, Persebaya justru kembali tertinggal di menit ke-55 akibat ulah Alex Dos Santos. Namun, Irvan Jaya kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-61. Gol penentu kemenangan ‘Bajul Ijo’ dicetak pemain pengganti, Amido Balde, pada menit ke-66. Keunggulan 3-2 itu bertahan hingga laga usai.

Di menit-menit akhir laga, terjadi insiden antarpemain kedua tim. Hal itu berujung pada kartu merah untuk pemain tuan rumah, Damian Lizio. Djajang mengakui timnya sudah bermain all out. Persela dinilai memberikan perlawanan berimbang. “Untungnya kita bisa memetik poin penuh,” katanya.

Di bagian lain, asisten pelatih Persela Raqil Sudirman kecewa dengan hasil itu. Apalagi timnya tampil tidak mengecewakan karena dua kali mampu unggul. “Kita mampu mengimbangi permainan Persebaya, tapi lagi-lagi, kecolongan gol,” katanya.

Posisi Persela semakin tenggelam di dasar klasemen dengan raihan dua poin. Dari enam kali tampil mereka menuai dua kali hasil seri dan empat kali kalah. (FL/Cah/R-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya