Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Momentum Kejayaan Sepakbola Indonesia

Widhoroso
16/5/2019 22:05
Momentum Kejayaan Sepakbola Indonesia
Pesepak bola Arema FC Silvano Comvalus (kiri) melakukan selebrasi seusai menjebol gawang PSS Sleman pada pertandingan Liga 1 2019(ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

PERKUMPULAN Sepakbola Indonesia Juara (SIJ) mendukung penuh upaya semua pihak untuk mewujudkan keyajaan sepak bola Indonesia. SIJ juga menegaskan dukungan kepada Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola mengusut tuntas seluruh pihak yang diduga terlibat mafia sepak bola di Indonesia.

"Itu harus dilakukan demi terwujudnya PSSI yang bersih dan berwibawa," ungkap Juru Bicara SIJ Wandi Wanandi, Kamis (16/5).

Menurut Wandi seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) sepak bola Indonesia harus bahu-membahu mewujudkan kemajuan dan kejayaan sepak bola Indonesia.

"Pemilu sudah usai, saatnya energi bangsa ini dimaksimalkan untuk hal-hal lain yang sama pentingnya, seperti kemajuan sepak bola Indonesia," jelasnya.

Wandi juga berharap PSSI bersikap terbuka. "Kami mendorong PSSI untuk lebih terbuka menerima masukan dari masyarakat sepak bola, termasuk membuka lebar-lebar pintu masuk bagi Satgas untuk mengusut siapa pun pihak yang diduga terlibat mafia sepak bola," tegasnya.

 

Baca Juga : Menpora Minta Pejabat Baru Langsung Tancap Gas

Menurunya, inilah momentum untuk melakukan pembenahan di persepakbolaan di Indonesia

"Jangan sampai momentum yang sudah bagus ini hilang begitu saja karena energi kita larut dan tersedot ke hal-hal lain,” terangnya.

Saat ini, Satgas Antimafia Bola telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus pengutaran hasil pertandingan.

Bahkan, Satgas juga telah menetapkan Mantan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sebagai tersangka kasus perusakkan barang bukti terkait penyelidikan yang dilakukan. Satgas saat ini juuga sedang mendalami keterlibatan Iwan Budiyanto dalam kasus yang tengah ditangani. (RO/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya