Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBAN berat dari pundak pelatih Persija Jakarta Ivan Kolev sedikit berkurang. Kemenangan 1-0 atas Bali United di leg kedua perempat final Piala Indonesia 2018/2019 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kemarin menjadi kemenangan pertama Macan Kemayoran setelah sebelumnya kalah beruntun di lima penampilan di berbagai kompetisi.
Lima kekalahan beruntun yang dialami Persija membuat Kolev terancam dipecat sebelum memimpin pasukannya di Liga 1 2019. Mantan pelatih timnas Indonesia asal Bulgaria itu bahkan telah menyerahkan keputusan soal jabatannya kepada manajemen Persija.
Namun, kemenangan atas Bali United membuat posisi Kolev sedikit lebih aman. Kemenangan melalui penalti Ismed Sofyan menit ke-58 itu membuat Persija lolos ke semifinal Piala Indonesia 2018/2019 karena keunggulan gol tandang setelah agregat kedua tim 2-2. Saat bermain di kandang Bali United, Persija kalah 1-2.
Seusai laga, Kolev mengaku gembira tim asuhannya bisa kembali meraih kemenangan setelah terpuruk di lima laga terdahulu. "Ini baru Persija, 16 hari lima pertandingan, terima kasih kepada pemain. Terima kasih juga untuk The Jakmania yang selalu mendukung kami," kata Kolev.
Hal senada juga diungkapkan Ismed Sofyan. Menurutnya, kemenangan atas Bali United kali ini bisa menjadi titik balik Macan Kemayoran untuk bangkit setelah mengalami kekalahan lima kali secara beruntun di semua ajang.
"Senang bisa ke semifinal. Ini tidak mudah buat kami karena jadwal padat dan kami alami lima kekalahan beruntun sebelumnya," ujar Ismed.
Tentang jalannya pertandingan, Kolev mengaku Persija tidak mudah meraih kemenangan dalam laga itu. Ia menyebut Bali United mampu mengimbangi permainan timnya dan mampu menciptakan sejumlah peluang.
"Pertandingan cukup keras. Kita harus kasih motivasi. Kita percaya kepada para pemain. Mereka membuktikan di lapangan," tambah Kolev seperti dikutip goal,com.
Tentang laga semifinal melawan Borneo FC, Kolev mengaku belum bisa memberikan komentar. Di penyisihan Grup C Piala Presiden 2019 lalu, Persija pernah menggunduli Borneo FC yang saat itu ditangani Fabio Lopez dengan skor 5-0.
Saat ini, pasukan Pesut Etam diasuh Mario Gomez. Di tangan Gomez, Borneo FC mampu menyingkirkan favorit juara, Persib Bandung di perempat final.
Alihkan fokus
Pelatih Bali United Stefano Cugurra menyatakan, dari permainan di lapangan, tim asuhannya sebenarnya mampu mengimbangi Persija. Namun, konsentrasi para pemain menurut pelatih, yang akrab dipanggil Teco itu, buyar setelah Persija mendapat penalti.
"Kami main bagus di Bali dan menang di sana. Hari ini (kemarin) di babak pertama juga bagus. Cuma saya pikir di babak kedua hakim garis kasih penalti, baru tim saya hilang konsentrasi dan emosi," ucap Teco.
"Selamat kepada Persija. Kini kami akan fokus melakukan persiapan menghadapi Liga 1," tambah mantan pelatih Persija tersebut.
Pemain belakang Bali United, Leonard Tupamahu, mengakui kegagalan bertahan di Piala Indonesia 2018/2019 menimbulkan kekecewaan. Namun, ia menegaskan timnya sudah menampilkan seluruh permainan terbaik.
"Kami respek karena bisa keluar dari tekanan yang luar biasa. Kami kecewa karena tidak bisa membuat suporter di sana (Bali) senang, tapi kami sebagai pemain harus siap segala hal," ujarnya. (R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved