Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Bhayangkara FC Alfredo Vera mengaku amat mewaspadai kebangkitan PSM Makassar pada leg II babak perempat final Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, Makassar, hari ini.
Sebab selain akan berlaga di depan pendukungnya sendiri, tim berjuluk 'Juku Eja' itu tengah dalam motivasi tinggi seusai mengalahkan Home United di ajang Piala AFC 2019. Ditambah lagi, PSM pasti akan bermain ngotot untuk mengejar ketertinggalan setelah di leg pertama kalah 2-4.
Meski begitu, ia menegaskan akan tetap menginstruksikan para pemainnya untuk tetap bermain seperti biasa. Dengan kata lain, mereka tidak akan tampil bertahan.
"Kita akan bermain biasa. Bisa ada perubahan. Namun, kita akan lihat dulu di latihan hari ini (kemarin). Di sini tidak ada tekanan, biasa kami bermain di depan suporter lawan, pasti tuan rumah akan lebih menyerang karena ada dua bola ketinggalan," ujar pelatih asal Brasil itu.
"Yang penting kita tenang, main dengan biasa, tidak terlalu harus pikir banyak untuk bisa mengalahkan lawan meski tetap harus diantisipasi," imbuhnya.
Lebih lanjut, mantan pelatih Persebaya Surabaya itu percaya timnya tidak merasakan tekanan apa pun meski bermain di markas lawan. Dia menginginkan pemainnya bermain lepas, tapi sekaligus waspada. "Persiapan baik untuk pertandingan kedua besok. Bisa jadi pertandingan bagus dan seru seperti di leg pertama."
Dalam laga nanti, the Guardian--julukan Bhayangkara--cukup butuh hasil imbang atau minimal kalah 1-0 untuk lolos ke semifinal berkat keunggulan 4-2 di leg I. Sebaliknya, 'Juku Eja' mesti menang paling tidak dengan skor 2-0 untuk melenggang ke babak semifinal dengan keunggulan produktivitas gol tandang.
Meski begitu, pelatih PSM, Darije Kalezic, optimistis timnya bisa membalas kekalahan tersebut dan lolos ke fase selanjutnya.
"Kami percaya bahwa kami dapat mencetak gol di pertandingan besok meski akan berjalan sulit. Namun, dengan dukungan fan, kami bisa," ujar Kalezic.
"Fokus kami kini adalah recovery setelah Piala AFC, kami percaya bisa melangkah ke babak selanjutnya di Piala Indonesia."
Mengejar kemenangan, tim 'Juku Eja' diprediksi bakal bermain menyerang sejak menit awal pertandingan. Kalezic pun berkaca dari pertandingan sebelumnya saat mengalahkan Home United di ajang Piala AFC 2019.
Menurutnya, kemenangan tersebut tidak lepas dari strateginya yang sukses pada 30 menit jelang bubaran. Ketika itu PSM sempat tertinggal dua gol pada awal babak kedua, sebelum akhirnya mampu berbalik unggul 3-2.
"Kondisi dari seluruh pemain kami sudah jauh lebih baik, mereka akan cukup bagus untuk bermain besok," pungkasnya.
Alihkan fokus
Persija Jakarta tidak mau berlama-lama meratapi kegagalan mereka di Piala AFC 2019. Pasalnya, mereka sudah dinanti Bali United pada laga kedua babak delapan besar Piala Indonesia 2019, Minggu (5/5).
"Kami tentu kecewa gagal di Piala AFC tahun ini. Namun, kekecewaan ini tidak boleh berlarut. Bali united sudah menunggu dan kami ingin terus melaju di Piala Indonesia. Insya Allah kami dapat melewati fase ini," ujar manajer Persija, Ardhi Tjahjoko.
Di sisi lain, Bali United terus mematangkan strategi menyerang dan juga bertahan sebagai persiapan menghadapi Persija. (Ant/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved