Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PSM Makassar meraih hasil positif saat melawat ke kandang Kaya Iloilo FC dalam lanjutan penyisihan Grup H AFC Cup 2019, kemarin. Bermain di Stadion Pana'ad, Filipina, kandang Kaya Iloilo, PSM meraih kemenangan tipis 2-1.
Dua gol kemenangan tim berjuluk 'Juku Eja' tersebut disumbang Rizki Pellu menit ke-21 dan Eero Markkanen (24'). Adapun satu gol tuan rumah dicetak Jovin Bedic melalui titik penalti di masa injury time babak kedua.
Tiga poin di laga keempat tersebut membuat PSM memuncaki klasemen sementara dan membuka peluang lolos ke semifinal. Dengan poin 8, PSM unggul tiga poin atas Kaya Iloilo yang berada di posisi kedua.
Kemenangan atas Kaya Iloilo di laga tandang tak ayal membuat pelatih PSM, Darije Kalezic, semringah. Dia pun mengapresiasi kinerja yang ditunjukkan para pemainnya di laga ini. Pasalnya, saat menjad tuan rumah bagi klub asal Filipina itu, PSM hanya mampu bermain 1-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, awal bulan ini.
"Setelah pertemuan pertama di Indonesia, kami banyak belajar untuk melawan Kaya Iloilo pada laga ini. Kami sudah memprediksi apa yang akan mereka lakukan dan kami berhasil meredam kelebihan mereka," kata Kalezic selepas pertandingan.
"Tim saya bermain sangat bagus dengan disiplin yang tinggi. Para pemain bertarung habis-habisan hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini sangat penting bagi kami," tambahnya.
Lebih lanjut, Kalezic meng-akui hasil ini tidak didapatkan dengan mudah. Apalagi setelah PSM harus bermain dengan sepuluh pemain sejak Abdul Rahman dikartu merah pada menit ke-52.
"Di babak kedua, kami mampu mengendalikan permainan sampai ada kartu merah untuk pemain kami. Setelah itu, tuan rumah memang menguasai penguasaan bola, tapi kami tetap bisa bermain dengan tenang dan memberikan perlawanan. Kaya Iloilo pun hanya bermain sepak bola oportunis dengan langsung mengirim bola ke depan," jelasnya.
Meski begitu, Kalezic mengingatkan para pemainnya untuk tidak cepat puas dengan hasil ini, mengingat masih ada dua laga tersisa di fase grup melawan Home United (30/4) dan Lao Toyota FC (14/5).
"Yang terpenting saat ini, sebagai wakil dari Makassar dan Indonesia kami bisa mendapatkan hasil yang baik. Ini awal yang bagus untuk kami menatap dua laga terakhir agar menjadi juara di grup ini," pungkas mantan pelatih Wellington Phoenix tersebut. (goal.com/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved