Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK butuh waktu lama bagi Madura United untuk kembali menjalani derbi Suramadu kedua tahun ini. Itu terjadi setelah tim berjuluk 'Laskar Sape Kerrab' itu akan kembali berjibaku dengan Persebaya Surabaya pada babak 8 besar Piala Indonesia.
Pada derbi Suramadu pertama, kedua tim berjibaku di semifinal Piala Presiden. Kala itu tim besutan Dejan Antonic harus mengakui keunggulan 'Bajul Ijo'--julukan Persebaya. Itu sebabnya mereka bertekad tidak mau kalah lagi. "Terlalu dekat memang. Dua pertandingan yang sama. Tapi kami harus belajar dari gim kemarin. Kami harus lebih fokus dan lolos ke 4 besar. Saya yakin anak-anak juga ingin menebus kegagalan itu," cetus Antonic.
Menurut dia, tim harus lebih pintar dan lebih fokus untuk bisa mendapatkan hasil bagus. "Dua pertandingan kami main bagus sekali kemarin di Surabaya dan di Madura. Saya kira harus lebih fokus, lebih konsentrasi."
Persebaya mampu mendapatkan 3 gol saat tandang, kata dia, itu dari kesalahan tim. Maka dari itu, pelajaran itu harus diperbaiki dengan bermain lebih fokus dan lebih disiplin di pertandingan.
"Pertemuan nanti tidak ada terlalu beda karena waktunya terlalu dekat. Kami tidak terlalu banyak waktu untuk persiapan. Kami harus fokus game-game. Formasi dan taktik tidak akan terlalu jauh berbeda dari kemarin," katanya.
Pada bagian lain, pelatih Bali United, Stefano 'Teco' Cugurra, mengaku sebenarnya ia lebih suka berhadapan dengan Persija di final Piala Indonesia. Sebabnya, ia belum bisa melupakan kenangan indahnya semasa menukangi klub berjuluk 'Macan Kemayoran' itu.
"Tentu akan menjadi hal yang bagus untuk saya bisa bertemu lagi dengan suporter Persija. Sampai saat ini dan seterusnya saya akan selalu menaruh rasa hormat kepada The Jak dan juga Persija," kata pelatih asal Brasil itu.
Sementara itu, pemain Persib Bandung, Supardi Nasir Bujang, menyatakan mereka harus menyiapkan mental untuk laga melawan Borneo FC pada babak 8 besar Piala Indonesia akhir bulan ini sebab hal itu menjadi kelemahan mereka.
"Sebenarnya, kalau sudah masuk delapan besar, timnya merata, kekuatan merata. Siapa pun yang kita hadapi, sama kekuatannya," ujarnya. (Cah/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved