Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola di Jakarta, Kamis (7/2) pagi. Pemanggilan Gatot kali ini merupakan yang kedua kalinya setelah akhir Desember 2018.
Pria yang pernah menjadi juru bicara di Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) itu mengakui pemeriksaan yang kedua lebih intensif dibanding sebelumnya. Tidak hanya soal tupoksi Kemenpora, penyidik juga mencari informasi soal akuntabilitas PSSI di mata Kemenpora.
"Lebih detil soal mekanisme administrasi, hubungan kerja dengan PSSI dan BOPI. Kenapa ditanya? Ini tidak semata-mata soal pengaturan pengaturan skornya, juga membahas soal akuntabilitas PSSI bagus atau tidak. Kami menilai dalam kapasitas Kemenpora," jelasnya seusai pemeriksaan.
Menariknya, Gatot juga ditanyai soal beberapa dokumen sitaan dari kantor PSSI dan lokasi penggeledahan lainnya. Namun, pria asal Yogyakarta ini tak menjelaskan secara detil dokumen yang dikonfirmasi kepadanya.
Baca juga: 72 Mafia Internasional Bercokol di Indonesia
"Tidak ada menyinggung masalah penggeledahan karena bukan ranah Kemenpora. Hanya saya pemeriksa meminta keterangan soal dokumen yang kemarin diambil dari PSSI. Mereka hanya ingin konfirmasi soal dokumen yang ditemukan. Ada dokumen A, B, C, dan seterusnya" imbuhnya.
Selain ditanya perihal kelembagaan, Gatot juga dimintai keterangan terkait hubungan personal dengan beberapa nama yang tersangkut isu pengaturan skor seperti mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat dan Manajer Madura FC Yanuar Herwanto. (Ol-7)
Bagi Bobotoh dan penikmat Liga 1, memahami latar belakang dan kualitas teknis Kurzawa menjadi hal menarik.
Kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco ini menjadi bukti keseriusan manajemen Pangeran Biru dalam meningkatkan kualitas skuad.
Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persib menjadi 41, unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya nyaman di singgasana dengan 40 poin.
Maung Bandung harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan tiga poin, sekaligus mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen sementara.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Maung Bandung kembali ke puncak klasemen sementara, menggusur Borneo FC yang sebelumnya nyaman di posisi teratas.
Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya hari ini. Bajul Ijo menang 3-0 lewat gol Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan aksi solo run Rachmat Irianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved