Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KASPER Schmeichel mengaku mengidolakan Ryan Giggs saat kecil. Namun, penjaga gawang Denmark itu bertekad merusak impian idolanya itu di ajang Liga Negara UEFA (UNL) saat Denmark berhadapan dengan Wales, Sabtu (17/11) dini hari WIB.
Schmeichel sudah mengenal Giggs sejak dia masih kanak-kanak karena ayahnya, Peter, merupakan rekan setim pelatih timnas Wales itu di Manchester United di era 1990-an.
Schmeichel dan Giggs akan bertemu saat Wales dan Denmark bertarung di Cardiff untuk meraih posisi teratas di grup untuk meraih promosi di UNL.
Baca juga: Kroasia Terlepas dari Jet Lag
"Ryan Giggs adalah idola. Saya tidak ada kata lain untuk menggambarkan dirinya," ujar Schmeichel.
"Apa yang dia raih di Manchester United dan apa yang dia raih di sepak bola sangat luar biasa. Dia adalah orang yang saya kenal sejak saya berada di Inggris."
"Saya berulang kali melihat dia di Cliff (mantan tempat latihan Manchester United) bersama ayah saya. Dia adalah orang yang saya kagumi sepanjang karier saya," imbuhnya.
Schmeichel berpeluang menjadi kapten timnas Denmark dalam laga melawan Wales karena pemain belakang Sevilla Simon Kjaer absen karena cedera hamstring. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved