Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM nasional Wales berhasil menduduki posisi puncak klasemen sementara Liga Negara UEFA B Grup 4 dengan mengantungi 6 poin. Tapi, posisi tersebut dapat tergusur mengingat pesaing terdekat mereka, Denmark hanya berjarak 2 angka di posisi runner up.
Karena itu, pada laga kontra Denmark di Cardiff City Stadium, Sabtu (17/11) dini hari WIB nanti, The Dragons akan berupaya memetik poin penuh demi mengukuhkan posisi sebagai juara grup.
Ambisi berada di klasemen teratas memang telah dicetuskan oleh arsitek tim, Ryan Giggs saat akan memulai kompetisi Liga Negara tersebut.
Giggs memberikan misi tersebut kepada anak-anaknya demi meraih promosi ke Liga A. Hal itulah yang coba dicapai Giggs dalam laga penentuan kontra Denmark.
"Saat kami memulai Liga Negara, kami ingin memenangkan grup dan sekarang itu ada di tangan kami. Itu sesuai dengan apa yang kami inginkan untuk berangkat ke pertandingan terakhir. Denmark memang laga yang penting, tetapi (laga persahabatan) lawan Albania juga penting, ini tentang bagaimana kita mendapat keseimbangan, memberi kesempatan kepada pemain yang belum sempat tampil," lanjutnya.
Baca juga: Ajang Balas Dendam The Orange
Ajang kali ini sekaligus menjadi pembalasan dendam bagi skuat The Dragons. Pada pertemuan awal keduanya, September lalu, The Dragons dipermalukan dengan skor 0-2 di Cares Park.
Giggs pun menyadari laga penentuan kali ini akan sulit bagi timnya. Tapi, dukungan dari penggemar mereka tentu akan memberikan suntikan motivasi.
"Ini akan sulit, tetapi akan sulit juga bagi Denmark. Kami akan mendapat dukungan dari para penggemar di kandang," ujar Ryan Giggs.
"Jika kami menang, kami memenangkan grup. Saya akan membuat pemain menyadari seberapa besar pertandingan ini, tetapi juga mengenali Denmark sebagai tim yang bagus, begitu semua orang menyadarinya, mereka juga menikmatinya dan ini memberi kita peluang besar untuk banyak hal jika kita memenangkan pertandingan kali ini," lanjutnya.
Dalam rekor pertemuan kedua tim, Denmark unggul tipis dari tuan rumah. Dari total tujuh pertemuan sejak Kualifikasi Piala Eropa 1987, Denmark tercatat memenangkan 4 pertandingan, sementara tiga lainnya menjadi milik Wales.
Menjelang duel kontra Tim Dinamit, Wales hanya berbekal satu kemenangan melawan Republik Irlandia yang berakhir 1-0 pada 17 Oktober lalu. Wales gagal mendapat motivasi setelah dikalahkan Spanyol 1-4 di laga persahabatan lima hari sebelumnya.
Berbeda dari tuan rumah, Tim Dinamit tercatat belum menelan kekalahan dalam tiga laga terakhir. Setelah mengalahkan Wales, skuat asuhan Age Hareide meraih hasil imbang 0-0 di laga lanjutan Grup 4, dan memenangkan duel melawan Austria 2-0 di laga persahabatan. (walesonline/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved