Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM nasional Belanda meraup hasil yang menguntungkan kala bersua dengan musuh bebuyutan mereka, Jerman, di laga Liga A Grup 1 Liga Negara UEFA, Minggu (14/10) dini hari WIB.
Tampil di kandang sendiri, Johan Cruijff Arena, Amsterdam, punggawa The Oranye membantai habis Jawara Piala Dunia 2014 tersebut dengan skor 3-0.
Gol dari Virgil van Dijk, Memphis Depay, dan Georginio Wijnaldum membawa The Oranye meraih kemenangan pertama mereka melawan Der Panzer sejak era 2002 silam.
Kemenangan itu sekaligus membuka peluang bagi Arsitek Ronald Koeman untuk mengembalikan kejayaan skuat The Oranye sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia.
Prestasi tim Belanda yang sempat melegenda dengan menjadi runner-up Piala Dunia 1974, 1978, dan 2010 tersebut justru kian merosot sejak meraih peringkat tiga di Piala Dunia 2014 lalu. Mereka bahkan gagal lolos dari babak kualifikasi Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih baru The Oranye pada Februari lalu, Koeman banyak melakukan perubahan pada timnya.
Para pemain baru pun mulai disertakan, di antaranya adalah bek tengah yang sekaligus kapten timnas Virgil van Dijk, gelandang Georginio Wijnaldum, dan penyerang Memphis Depay.
Terobosan strategi mantan pemain bintang Belanda dan Barcelona itu pun ternyata membuahkan hasil. Lini pertahanan Der Panzer yang dijaga ketat oleh kiper legendaris, Manuel Neuer dibuat tidak berkutik saat Van Dijk mencetak gol pembuka dimenit 30, disusul Depay dan Wijnaldum yang melesakkan gol di menit-menit terakhir (86' dan 90'+3).
"[Kemenangan] ini memberi kami banyak kepercayaan diri untuk masa depan. Kami bisa menjadi sangat bangga, ada pertandingan yang luar biasa dan kami telah menunjukkan bahwa kami bisa memainkan sepakbola yang bagus," ujar Koeman.
"Saya benar-benar melihat masa depan yang hebat bagi sepakbola Belanda. Semua orang butuh ini, bukan hanya pelatih timnas dan para pemain, tetapi segenap warga Belanda," lanjut eks pelatih Everton itu.
Di sisi lain, Arsitek Der Panzer Joachim Loew tampaknya belum juga menemukan penyebab pasti penurunan performa timnya. Kekalahan dari skuat The Oranye memang memastikan Der Panzer gagal mencetak gol pada tiga laga terakhir mereka di kompetisi resmi.
Namun, Loew mengaku tidak mengerti penyebab masalah timnya saat ini.
"Mengapa kami tidak mencetak gol? Itu masih menjadi pertanyaan yang sulit saya jawab. Kami bermain baik sampai kami kebobolan dan tidak menggunakan peluang yang didapat, setelah itu, anda bisa melihat dalam beberapa laga terakhir kami selalu tidak percaya diri," tandasnya.
Selanjutnya, Der Panzer akan menghadapi juara dunia, Timnas Prancis dalam duel yang berlangsung Rabu (17/10) dini hari nanti. Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Allianz Arena, September lalu, tercipta hasil imbang tanpa gol. (GOAL/Skysports/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved