Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ALISSON Becker mengungkapkan bahwa Philippe Coutinho meyakinkan dirinya agar mau berseragam Liverpool.
Kiper berusia 25 tahun itu bergabung dari AS Roma dengan biaya mencapai 66,8 juta pound sterling pada Juli silam. Awal kariernya cukup baik bersama The Reds dan langsung menjadi pilihan utama Juergen Klopp.
Liverpool bukan satu-satunya klub yang meminati Alisson kala itu. Kabarnya, ia juga sempat didekati Real Madrid. Kiper asal Brasil tersebut kemudian memilih ke Anfield setelah dibujuk Coutinho.
"Dia memuji Juergen Klopp dan bercerita banyak soal pemain-pemain di sana. Katanya, Liverpool adalah klub yang punya gairah sangat besar untuk menang," ujar Alisson kepada The Guardian.
Alasan yang paling menguatkan Alisson untuk pindah ke Liverpool adalah setelah ia melihat Coutinho memiliki kehidupan berkeluarga yang baik di sana. Buat pemain bernomor punggung 13 itu, keluarga adalah hal yang penting.
"Coutinho bilang ia dan keluarganya sebetulnya betah dan bahagia tinggal di Liverpool. Istri saya juga berbicara banyak dengan istrinya, banyak hal baik di sini, dan itu terbukti, kami keluarga nyaman di kota ini," pungkasnya. (Medcom/OL-2)
Bernardo Silva dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada musim panas 2026. Barcelona, Juventus, dan Atletico Madrid bersaing ketat.
Aston Villa dan Everton dilaporkan memantau situasi Harry Wilson di Fulham. Pemain Wales ini berpotensi hengkang secara gratis pada musim panas 2026.
PSG dikabarkan siap memecahkan rekor transfer dunia demi memboyong Erling Haaland dari Manchester City pada bursa transfer musim panas 2026.
Manchester United, Newcastle, dan Everton dikabarkan memantau situasi Liam Delap di Chelsea. Striker muda ini berpotensi dilepas pada musim panas 2026.
Sejak bergabung dengan Barcelona pada musim panas 2025, Marcus Rashford telah bertransformasi menjadi pilar penting di Camp Nou.
Julian Alvarez merasa gaya permainan defensif yang diterapkan Diego Simeone di Atletico Madrid kurang mendukung produktivitasnya di lini depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved