Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

The Beast Si Pemangkas Serangan

Nurul Fadillah
26/5/2018 13:46
The Beast Si Pemangkas Serangan
Gelandang bertahan Timnas Serbia Nemanja Matic(AFP)

GARDA terdepan di sektor pertahanan Serbia dikawal oleh seorang Monster bernama Nemanja Matic. Gelandang bertahan skuat Beli Orlovi (Elang Putih)--julukan timnas Serbia--dikenal dengan kemampuannya memotong serangan-serangan lawan di lini tengah.

Kemampuan Matic sudah diakui para pesepak bola dunia. Pemain berusia 29 tahun tersebut akan menjadi kunci serangan balik bagi skuat The Eagles.

Sebagai pemain penting bagi Serbia, The Beast--julukan Matic--mampu mengatur jalannya tempo pertandingan dari lini tengah dan sekaligus menjadi pemain pertama yang memutus alur serangan lawan.

Matic memang bisa diandalkan dalam mengatur alur permainan. Kecerdikannya dalam mematikan bola-bola lawan membuatnya menjadi musuh utama para penyerang.

Salah satu pemain yang mengakui kemampuan Matic adalah pemain Manchester City, Yaya Toure. Toure bahkan tak ragu memuji permainan gelandang Manchester United tersebut.

"Saya benci Matic, dia adalah pemain yang suli tuntuk dihadapi, Matic tinggi dan kuat, jika ada beberap apemain yang bisa menghentikan saya, maka salah satunya adalah Matic. Dia selalu membuat saya mengalami banyak masalah, dia bisa lari, bertahan, menjaga lawan dan bertarung dengan baik, dia adalah pemain yang sangat bagus," puji Toure.

Matic akan menjadi andalan skuat Beli Orlovi pada Piala Dunia Rusia 2018 mendatang.

Pemain 29 tahun ini pertama kali merumput bersama Orlovi pada tahun 2008 lalu. Kini, ia mengoleksi 38 caps dan mencetak 2 gol salah satunya ia bukukan saat pertandingan kualifikasi melawan Austria.

Di level klub, Matic telah membuktikan sebagai pemain kelas dunia yang diminati oleh klub-klub papan atas Eropa. Jose Mourinho bahkan sangat berhasrat menggaet Matic ke Manchester United hingga berhasil menggaetnya dari Chelsea pada 2017 lalu. Bersama United, kini Matic menduduki posisi runner up klasemen Liga Primer Inggris.

Namun, kiprah Matic yang paling gemilang diraihnya bersama klub Chelsea. Matic memperkuat The Blues pada 2009-2011 dan 2014-2017.

Bersama The Blues Matic juga meraih dua gelar Liga Primer, yakni pada era 2014-2015 dan 2016-2017 serta Piala FA pada 2009-2010. Ia juga cukup bersinar saat membela klub Portugal, Benfica pada 2011-2014.

Dalam waktu empat tahun, Matic telah meraih dua gelar yakni di Primeira Liga pada 2013-2014 dan Taca da Liga pada 2011-2012. (Berbagai Sumber/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya