Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Malam penganugerahan penghargaan Asosiasi Sepak Bola Asia Tengara (AFF) 2017 di Nusa Dua Bali, tadi malam, terasa spesial bagi keluarga almarhum Kardono.
Ketua Umum PSSI pada periode 1983-1991 itu dianugerahi AFF Life Service Award atas dedikasi dan komitmennya untuk kemajuan sepak bola nasional dan ASEAN.
Selain menjabat Ketua Umum PSSI, pria kelahiran Yogyakarta, 21 Mei 1927 itu juga pernah memegang posisi puncak sebagai Presiden AFF pertama pada periode 1984-1989.
Untuk menghargai dedikasi Kardono, Wakil Presiden AFF Zaw Zaw secara langsung menyerahkan penghargaan kepada anaknya, Woro Indriarti Wijanarko.
Selain penghargaan spesial untuk Kardono, Indonesia turut kebagian lima penghargaan lainnya. Empat di antaranya merupakan nama-nama punggawa tim nasional (timnas) Indonesia.
Mereka terpilih sebagai bagian dari sebelas pemain terbaik AFF di ajang Piala AFF 2016 lalu. Keempat anggota timnas tersebut ialah Kurnia Meiga Hermansyah, Rizki Rizaldi Pora, Stefano Lilipaly, dan kapten timnas Boas Solossa.
Satu penghargaan lainnya menjadi milik Andik Vermansyah. Pesepak bola asal Jember itu mengantongi trofi sebagai Best Goal in The AFF Suzuki Cup 2016. Gol tersebut dia cetak pada babak penyisihan grup saat melawan kesebelasan Singapura.
Selain Indonesia, tim Thailand yang merupakan juara Piala AFF 2016 juga membawa pulang banyak penghargaaan. Penghargaan bergengsi sebagai pemain terbaik jatuh ke tangan gelandang Chanatip Songkrasin.
Tidak hanya itu, kesebelasan ‘Negeri Gajah Putih’ itu juga meraih gelar pelatih terbaik. Penghargaan diberikan kepada pelatih Kiatisuk Senamuang.
Di acara AFF 12th Council Meeting Session tersebut, Indonesia kembali menghidupkan niat untuk mengikuti pengundian Piala Dunia 2034. Namun, kali ini Indonesia tidak sendiri sebagai calon tuan rumah karena akan bermitra dengan Thailand.
Sekretaris Jenderal AFF Dato Sri Azzudin bin Ahmad mendukung keinginan duet Indonesia dan Thailand. Perihal jarak kedua negara, menurut Azzudin bukan masalah karena Brasil pada Piala Dunia 2014 memiliki jarak antarstadion yang ditempuh dalam lima jam. (Sat/OL/I-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved