Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJALANI ibadah puasa Ramadan memerlukan asupan makanan bergizi agar tubuh tetap sehat dan bertenaga. Salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan selama puasa adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan vitamin dan mineral.
Dalam artikel ini, kami akan membahas tiga jenis buah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.

Apel mengandung berbagai nutrisi penting seperti karbohidrat, serat, air, protein, serta vitamin dan mineral (vitamin A, B6, C, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan folat). Buah ini memiliki beberapa manfaat utama, antara lain:
Menjaga rasa kenyang lebih lama berkat kandungan serat yang tinggi.
Memperlancar pencernaan, membantu menghindari masalah sembelit selama puasa.
Menghidrasi tubuh, karena mengandung banyak air.
Menurunkan risiko diabetes dengan membantu mengontrol kadar gula darah.
Menjaga kesehatan jantung, berkat kandungan antioksidan dan kalium yang tinggi.

Kurma adalah salah satu buah yang paling dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kurma sangat baik untuk tubuh:
Sumber energi alami, karena kandungan gula alami yang memberikan energi instan.
Menjaga keseimbangan elektrolit, berkat kandungan mineral seperti kalium, tembaga, dan mangan.
Melancarkan pencernaan, karena serat tinggi dalam kurma membantu mencegah sembelit.
Meningkatkan kesehatan otak, berkat kandungan antioksidan yang melindungi sel-sel saraf.
Menstabilkan kadar gula darah, menjadikannya pilihan ideal untuk berbuka puasa.

Jeruk merupakan buah yang sangat baik dikonsumsi selama puasa, terutama karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi. Berikut beberapa manfaat jeruk:
Meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga membantu mencegah penyakit saat puasa.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi, karena kandungan airnya yang tinggi.
Membantu pencernaan, berkat serat yang mendukung kesehatan usus.
Membantu tubuh tetap segar, berkat kandungan elektrolit alami.
Mencegah dehidrasi, terutama bagi mereka yang kurang minum saat puasa.
Mengonsumsi buah yang kaya akan nutrisi saat sahur dan berbuka puasa dapat membantu menjaga kesehatan tubuh selama Ramadan. Apel, kurma, dan jeruk adalah pilihan buah terbaik yang dapat memberikan energi, menjaga hidrasi, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan pola makan yang sehat dan seimbang, puasa dapat dijalani dengan lebih optimal dan nyaman. (Kementerian Agama/Halodoc/Z-10)
Suplemen tidak selalu wajib dikonsumsi setiap hari. Nutrisi dari makanan bergizi tetap yang utama, sementara suplemen hanya diperlukan pada kondisi medis tertentu.
Menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal mengonsumsi makanan bergizi atau rutin berolahraga. Banyak orang sudah mengetahui pentingnya dua hal tersebut, tapi justru membahayakan jantung.
Anak yang tengah sakit influenza sering kali mengalami penurunan nafsu makan. Kondisi tubuh yang tidak nyaman membuat mereka sulit mengonsumsi makanan seperti biasanya.
Mulai usia 40? Inilah 8 makanan sehat pilihan ahli gizi—dari minyak zaitun hingga ikan berlemak—yang bantu cegah penyakit dan jaga tubuh tetap bugar.
Temukan 6 menu makanan sehat yang dapat membantu menurunkan risiko kanker, termasuk es loli berry, salad kale, dan mangkuk quinoa untuk pola makan seimbang.
BANYAK cara untuk mendukung HUT ke-80 Kemerdekaan RI di beberapa daerah. Salah satunya membuat masakan bagi pendukung upacara penurunan bendera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved