Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HALOPUAN, lembaga sosial yang diinisiasi Ketua DPR RI Puan Maharani, mengisi bulan suci Ramadan dengan berbuka puasa bersama anak yatim piatu.
Selain itu, HaloPuan mengampanyekan penanggulangan stunting dengan memanfaatkan kekayaan nutrisi daun kelor dalam kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut.
Kegiatan pertama digelar Sabtu (15/4) di kantor HaloPuan di Pejaten, Jakarta Selatan, dengan dihadiri sekitar 60 anak yatim piatu.
Baca juga : Daun Kelor Bisa Jadi Pilihan untuk Perbaiki Kondisi Gizi Anak
Dalam kegiatan ini, HaloPuan bekerja sama dengan MSA (modest, social, action) Community, Galigi Creative House, dan Ruko X Swoosh Coffee.
Kemudian, pada Minggu (16/4), HaloPuan bersama dengan PDI Perjuangan mengunjungi Panti Asuhan Putra Setia di Jalan Kramat Sentiong, Senen, Jakarta Pusat.
Mereka berbuka puasa bersama 33 anak yatim, dan menghadirkan psikolog dari BMI Foundation, Parindrati Ardhini.
Baca juga : Rayakan HUT ke-6, Diagnos Gelar CSR Pendidikan dan Sosial di Empat Lokasi
Parindrati menyampaikan stunting tidak hanya berdampak pada kondisi fisik dan kognisi anak, tetapi juga pada kondisi psikis anak.
“Anak yang mengalami kondisi stunting akan sulit berkomunikasi dan bersosialisasi dengan teman sebayanya,” kata Parindrati.
Koordinator HaloPuan, Poppy Astari, menyampaikan Puan Maharani sangat perhatian terhadap persoalan stunting.
Baca juga : Bantu Penanganan Stunting, Ketua KADIN Jakarta Berikan Santunan ke Yatim Piatu
“Itu karena Ibu Puan memandang bahwa generasi saat Indonesia berusia 100 tahun pada 2045 haruslah generasi yang unggul dalam segala bidang, dan itu hanya bisa dicapai dengan upaya kita pada hari-hari ini dalam menanggulangi prevalensi stunting di Indonesia,” ungkap Poppy melalui siaran pers yang diterima, hari ini.
Kepala Panti Asuhan Putra Setia Sumiyati menceritakan panti asuhan ini telah berusia 92 tahun. Meski mengalami banyak tantangan, panti asuhan tetap bertahan dalam memberikan pengasuhan kepada anak-anak yatim agar tumbuh sehat dan sukses di masa depan.
Sumiyati berterima kasih kepada HaloPuan yang mengunjungi panti asuhan dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak.
Baca juga : Kota Banjar Jadi Lokus Gerakan Melawan Stunting HaloPuan
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Pandapotan Sinaga mengaku senang melihat kegiatan HaloPuan yang langsung menyentuh warga yang membutuhkan.
“Apa yang dilakukan HaloPuan sevisi dengan PDI Perjuangan karena Ketua Umum kami, Ibu Megawati Sukarnoputri, juga selalu mengingatkan kader-kadernya untuk bergerak melawan stunting,” kata Pandapotan.
Di akhir kegiatan, HaloPuan dan Pandapotan Sinaga memberikan sumbangan biaya operasional bagi panti asuhan dan bingkisan sembako, termasuk di dalamnya daun kelor yang telah diolah menjadi tepung.
Baca juga : HaloPuan Bawa Gagasan Daun Kelor Cegah Stunting di Pangandaran
Lewat kegiatan seperti ini, HaloPuan dan PDI Perjuangan terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menyosialisasikan upaya memerangi stunting dengan memanfaatkan daun kelor.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kesadaran masyarakat atas pentingnya nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang anak meningkat, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut menanggulangi stunting di Indonesia,” kata Poppy.
“Meskipun ini langkah kecil, seperti berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu dan menyampaikan informasi tentang pentingnya nutrisi yang baik bagi anak, kami berharap ini dapat menjadi awal perubahan lebih besar dalam mewujudkan generasi Indonesia unggul di masa depan.” (RO/S-2)
Agenda rutin ini merupakan wujud rasa syukur atas pencapaian perusahaan.
Anak-anak diajak mengikuti tur kebun binatang, mini scavenger hunt, diskusi ringan tentang pelestarian satwa, hingga aktivitas kreatif berbasis pengelolaan limbah organik.
Mengusung kampanye #NyamanTanpaSampah, kegiatan ini sengaja dirancang untuk menyentuh hati generasi muda melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.
TAWA riang anak-anak Panti Asuhan di salah satu kota, tiba-tiba memecah kesunyian sore itu, dan sedikit berbeda.
Aston Pluit Hotel & Residence mengundang dua komunitas lokal yaitu Komunitas Indo Salto dan Panti Asuhan Cikal Cendekia Salsabilah.
Kegiatan ini dilaksanakan guna menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa Indonesia bukan hanya di Tiongkok melainkan pula di tanah air.
Perusahaan restoran Jepang, merayakan hari jadinya yang ke-13 dengan menggelar kegiatan sosial di bulan Ramadan.
Program yang telah berjalan sejak Maret lalu ini menjangkau hingga lebih dari 1.500 anak yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia, sebagai bekal penting untuk masa depan mereka.
Menurut Hasnur, memuliakan anak yatim adalah bagian dari kewajiban sosial dalam Islam yang tak boleh diabaikan.
Dengan kerja sama ini, anak-anak yatim piatu Al Qohhar mendapat kesempatan melanjutkan kuliah dan memiliki jalur langsung menuju karier global.
PERHATIAN terhadap anak yatim piatu, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta keluarga pra-sejahtera di Indonesia disebut harus terus ditingkatkan.
Sebanyak 1.300 anak yatim menerima santunan dari Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) bersama PT Agung Podomoro Land Tbk
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved