Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
EPISODE kelima ini membahas Surah Ad Dukhan (Kabut) yang insya Allah akan dimulai dari ayat pertama Haa miim. Kemudian ayat kedua, “Demi kitab (Alquran) yang menjelaskan.” Dan, ayat ketiga, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kami-lah yang memberi peringatan.”
Kami (Allah) melalui perantara (dibawa) oleh malaikat Jibril, maka Allah bersama malaikat Jibril. Itu salah satu yang perlu kita garis bawahi bahwa Nabi Muhammad SAW memperoleh wahyu dengan bermacam-macam cara, bisa melalui mimpi, malaikat, bisa langsung diilhamkan oleh Allah, dan bisa melalui malaikat Jibril.
Kalau Alquran tidak ada yang melalui mimpi, semua ayat-ayat Alquran diterima Nabi melalui malaikat Jibril. Jadi, disebut Inna anzalnahu fi lailatul mubarakah.
Mubarakah itu berkat, yakni kebajikan yang banyak, sesuatu yang diliputi aneka kebajikan.
Kalau kita lihat di sini dinyatakan bahwa Alquran itu turun pada malam yang penuh berkat. Malam apa itu? Ada yang berpendapat Lailatulqadar dan ada juga yang berpendapat bukan Lailatulqadar karena kalau Lailatulqadar sudah disebut di tempat lain dengan nama Lailatulqadar.
Di sini lailatul mubarakah, ada yang memahaminya ini malam Nisfu Sya’ban atau pertengahan Syakban, tetapi persoalan ini diperselisihkan ulama. Ada tradisi di kalangan Ahlus Sunnah Wal Jamaah itu pertengahan, saban 15 hari sebelum Ramadan membaca doa dan lain sebagainya.
Inna kunna munzilin, bahwa kitab suci ini yang turun pada malam yang penuh berkah itu, kami turunkan untuk memberi peringatan, pada malam itu, fiiha yufraqu kullu amrin hakim pada malam itu, pada malam kalau Anda berkata Lailatulqadar di bulan Ramadan atau kalau Anda berkata Nisfu Sya’ban pada malam Nisfu Sya’ban itu pada waktu itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.
Ada dua hal yang ingin digarisbawahi. Pertama, dikatakan kullu dalam bahasa Arab semua, jadi segala sesuatu dijelaskan di sana. Sebagian ulama berkata tidak demikian, kata kullu semua itu tidak selalu berarti tanpa terkecuali. Ada ayat-ayat Alquran yang menggunakan kata semua tetapi maksudnya ada sebagian.
Bahwa pada malam mubarakah itu kita berkata Lailatulqadar atau Nisfu Sya’ban menurut para ulama dijelaskan, ada yang berkata ditetapkan semua persoalan yang penuh dengan hikmah. Kata semua bukan berarti setiap rincian sudah ditetapkan atau tetapan, semua rincian yang Allah sudah tahu tetapi itu tidak termasuk yang ditetapkan. Ayat kelima, Amram min indina, inna kunna mursilin. Persoalan yang bersumber dari sisi Kami sesungguhnya, Kami-lah yang mengutus rasul-rasul, kemudian dilanjutkan sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh, Dia Mahamendengar, Mahamengetahui.
Diturunkannya Alquran dan kehadiran rasul-rasul ini ialah rahmat dari Tuhan. Jadi, kenapa dikatakan rahmat? Manusia butuh bimbingan, maka Allah tidak membiarkan mereka sendirian. Allah mengutus utusan-utusan sebab tidak semua manusia bisa langsung berhubungan dengan Tuhan dan menerima tuntunannya. (Fer/H-1)
Aplikasi Tafsir Al-Mishbah yang dirancang untuk membuat ajaran Al-Qur’an lebih mudah diakses seluruh lapisan masyarakat pada era digitalisasi yang pesat.
PUSAT Studi Al-Qur’an melucurkan aplikasi Tafsir Al-Mishbah karya Prof Quraish Shihab.
KITA sering mendengar kata kemuliaan. Apa kemuliaan itu? Ia biasa diartikan dengan kedudukan tinggi yang mengundang pemiliknya dihormati.
TAHUKAH Anda, apa arti hijrah? Hijrah dari segi bahasa mempunyai dua makna
KITA semua pasti pernah mendengar hati nurani? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hati nurani bisa diartikan antara lain perasaan hati yang sedalam-dalamnya
KALI ini kita akan berbicara tentang makna ilmu. Ilmu terambil dari bahasa Arab
Sambut Nisfu Sya’ban 2026 pada 3 Februari. Simak jadwal lengkap, makna spiritual malam ampunan, serta panduan amalan sunnah.
Jelang Ramadan 2026, pahami makna mendalam dan keutamaan malam Nisfu Sya’ban sebagai momentum ampunan dan introspeksi diri.
Malam Nisfu Sya’ban diyakini sebagai malam penuh rahmat dan ampunan, di mana Allah SWT memberi perhatian khusus kepada hamba-Nya yang memohon ampun dan kebaikan.
Secara harfiah, Nisfu Sya'ban berarti pertengahan bulan Sya'ban, yakni malam ke-15. Dalam tradisi Islam, malam ini diyakini sebagai waktu di mana Allah SWT memperhatikan hamba-Nya
Doa ini biasanya dibaca setelah ibadah malam seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan dzikir, terutama pada malam Nisfu Sya’ban yang diyakini sebagai waktu penuh rahmat
Simak jadwal lengkap malam Nisfu Syaban 1447 H (2026), keutamaan, bacaan doa, serta amalan sunah untuk meraih ampunan jelang Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved