Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Pemimpin Kerja Idola Rakyat

Rudy Polycarpus
13/12/2015 00:00
Pemimpin Kerja Idola Rakyat
(Sumber: Berbagai sumber/LSI/Tim MI/Grafis: Caksono)

Masyarakat berharap makin banyak pemimpin yang mau bekerja dan tak berjarak dengan publik.

TERLEPAS dari masih ada kelemahan, pemilihan kepala daerah serentak 2015 memunculkan pemimpin yang terbukti mau bekerja. Rakyat pun semakin cerdas dan rasional memilih pemimpin yang amanah.

Dominasi calon petahana dalam pilkada serentak 9 Desember lalu menjadi bukti bahwa mereka masih dicintai warganya. Tengok saja Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Hal ini, menurut pengamat politik sekaligus rohaniwan Benny Susetyo, terlihat dari kemenangan kandidat kepala daerah yang 'menjual' kinerja dan tidak memanfaatkan jaringan politik dinasti.

Selain itu, mereka juga mampu memanfaatkan modal sosialnya. "Rakyat bisa menilai rekam jejak pemimpin dan integritasnya. Siapa yang bekerja dan mana yang tidak prorakyat," katanya ketika dihubungi kemarin.

Benny juga menilai pilkada serentak 2015 menunjukkan pemilih semakin cerdas dan rasional. Rakyat tidak segan memilih kembali calon petahana yang umumnya terbukti memiliki kekuatan sosok dan kepemimpinan, jaringan partai politik, dan kebijakan prorakyat yang selama ini mereka jalankan.

"Parpol bertanggung jawab menghasilkan pemimpin-pemimpin berkualitas seperti itu. Tengok Risma, kalau berkualitas, ongkos politiknya relatif rendah," ujarnya.

Pengamat politik Founding Fathers House Dian Permata juga mengaku tidak heran banyak petahana terpilih kembali dalam pilkada serentak.

"Kalau prestasi kinerja petahana di atas 60%, sudah bisa diprediksi akan terpilih kembali. Namun, kalau di bawah 50%, hanya bisa dikalahkan calon yang punya prestasi fenomenal," ujarnya.

Pengakuan warga

Bagi warga Surabaya, kembali terpilihnya Risma bukan tanpa alasan. Riswanti, ibu rumah tangga warga Bubutan, Surabaya, merasa diuntungkan dengan adanya banyak taman yang dibangun Risma. Bila berlibur, katanya, tidak perlu harus ke mal, tapi cukup di taman sudah sangat senang. "Jadi, kalau saya memilih Risma karena hasilnya sudah ada, tinggal diperbaiki kelanjutannya," katanya, kemarin.

Pengakuan yang sama juga dari warga Banyuwangi yang memilih kembali Bupati Abdullah Azwar Anas. "Banyuwangi yang sebelumnya tidak terurus, kini mulai terlihat bentuknya kembali. Jalan-jalan mulus, fasilitas pendidikan, kesehatan, transportasi, pariwisata, budaya. Hampir semuanya sudah dibereskan oleh Pak Anas. Saya pribadi memilih Pak Anas karena memang beliau mampu," ujar Santoso, warga Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

Pun demikian dengan dukungan kembali kepada Wali Kota Bandar Lampung Herman HN. "Walaupun sektor pajak digenjot, pembangunan di sana-sini. Bayangkan, APBD Bandar Lampung bisa membangun flyover 4 ruas, pelebaran jalan, dan sekolah gratis lewat program bina lingkungan, ini menjadi modal sosial Herman," ujar Kartubi, warga Way Halim, Bandar Lampung.

Lain lagi dengan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Meski suami dan kakak iparnya tersangkut kasus korupsi, Airin tetap dipilih warga karena kinerjanya selama memimpin kota penyangga Jakarta ini. (FL/FR/KH/NV/RF/RS/X-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya