Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTISIPASI pemilih di sejumlah daerah saat pilkada serentak 2015 dilaporkan masih rendah, yakni sekitar 50% hingga 65%.
Sehubungan dengan ini, anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PAN, Yandri Susanto, mengatakan Komisi II DPR akan segera mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk rapat guna menanyakan penyebab minimnya partisipasi pemilih di pilkada kali ini.
"Kami akan memanggil KPU dan Bawaslu untuk mengonfirmasi minimnya partisipasi pemilih datang ke TPS," ujar Yandri di Gedung DPR RI, Jakarta, kemarin.
Ia mengaku persoalan ini harus segera dicarikan solusi.
Pasalnya, partisipasi pemilih tahun ini cenderung turun jika dibandingkan dengan sebelumnya.
Ia mencontohkan tingkat partisipasi pilkada di daerah Serang, Banten, hanya 51% dari total pemilik suara.
"Selain Serang, Tangerang Selatan juga partisipasinya rendah dalam pilkada kemarin. Ini harus dibedah. Pilkada serentak 2017 harus kita benahi. Jangan sampai yang terjadi kemarin (partisipasi minim), itu terulang," pungkasnya.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah melihat rendahnya partisipasi pemilih dalam pilkada serentak kali ini salah satunya karena adanya kasus 'papa minta saham' yang membuat gaduh.
"Pilkada hampir lewat, karena banyak berita 'papa minta saham' berefek pada menurunnya pemilih dan antusiasme masyarakat terhadap pilkada. Ya, terbukti golputnya masih besar," kata Fahri, kemarin.
Namun, ia bersyukur, lantaran proses pilkada serentak berlangsung tertib dan aman.
Ia meminta pemerintah dan penyelenggara pilkada agar lebih gencar menyosialisasikan pilkada serentak pada gelombang berikutnya.
Di lain sisi, menurut hasil hitung cepat oleh sejumlah lembaga survei, mayoritas menunjukkan perolehan suara pasangan calon petahana dalam pilkada serentak 2015 lebih unggul dari pasangan calon bukan petahana.
Peneliti asal Lingkaran Survei Indonesia Ardian Sopa mengungkapkan pasangan calon petahana cenderung sudah lebih dikenal oleh masyarakat ketimbang pasangan calon lain.
Hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi pasangan calon petahana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved